Gold Rebound Dari Pelemahan, Data China Tekan Saham

Gold Rebound Dari Pelemahan, Data China Tekan Saham

Kamis, 23 Mei 2013 16:12:06 WIB

Monexnews - Emas menguat dari low sesi hari Kamis setelah data China factory activity mengejutkan pasar bursa saham Asia, mengirim investor kembali ke logam mulia walaupun ekspektasi Federal Reserve US akan segera menimbang kebijakan stimulus moneter-nya.

Nikkei turun 7.3%, pelemahan persentase terbesar dalam sehari dalam 2 tahun ini, setelah survey awal menunjukan data aktifitas pabrik China berkontraksi, menambahkan kekuatiran terlambatnya pemuliahan.

Sebelumnya logam mulia telah melemah setelah Ketua Fed Ben Bernanke memberikan petunjuk pengurangan pada program pembelian surat hutang, memukul daya tarik logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Spot emas naik 0.5% ke $1375.16 per ons pada awal sesi Eropa. Mencatat low pada 1356.24 pada sesi awal, tidak jauh dari low tahun ini pada 1321.35 pada bulan April. Tetapi emas mungkin tertekan aksi jual kembali dengan komentar Bernanke keputusan untuk menyesuaikan program pembelian surat hutang mungkin terjadi dalam beberapa pertemuan mendatang jika perekonomian nampak mempertahankan momentum-nya.

(gsy)


(andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search