Harga Emas Hadapi Tekanan Berserjarah Dengan Virus Mengancam Gangguan Suplai di New York

Harga Emas Hadapi Tekanan Berserjarah Dengan Virus Mengancam Gangguan Suplai di New York

Rabu, 25 Maret 2020 10:26:46 WIB
Pasar emas di New York menghadapi tekanan berserjarah karena pandemi global di tengah pasar perdagangan fisik tercekik ketika pada saat yang sama investor menumpuk logam mulia sebagai aset safe haven.

Yang menjadi masalah adalah apakah akan ada cukup banyak emas yang tersedia di New York untuk memberikan kontrak berjangka yang diperdagangkan di Comex, dimana pabrik penyulingan logam mulia telah tutup di kota tersebut dalam upaya pemerintah menghentikan penyebaran virus Korona. Pada hari Selasa, minat terbuka pada kontrak emas berjangka bulan April sebanyak 195.604 kontrak, yang setara dengan 19.6 juta ton. Total stok yang dapat dikirim di gudang Comex adalah 8.7 juta ton.

Kekhawatiran terhadap suplai dan orang-orang yang berburu membeli emas telah mengirim premi harga emas berjangka di New York ke level tertinggi di London dalam lebih dari sedekade dan menggarisbawahi bagaimana putus asanya investor untuk mencari aset safe haven di tengah pasar yang bergejolak karena virus. Terakhir kali selisih premi New York - London sebegini masif terjadi ketika di tahun 1980an ketika Hunt bersaudara berusaha untuk menyudutkan pasar perak dan mengirim emas berjangka melonjak hingga $850 per ons, sebuah rekor yang belum terlampaui selama 25 tahun.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search