Harga Emas Naik Setelah Terpicu Komentar Negatif Trump Terkait Kesepakatan Dagang AS - Tiongkok

Harga Emas Naik Setelah Terpicu Komentar Negatif Trump Terkait Kesepakatan Dagang AS - Tiongkok

Selasa, 03 Desember 2019 17:55:39 WIB

Sebelum pertemuan para pemimpin NATO di Inggris, Presiden AS, Donald Trump, dalam wawancaranya dengan media Reuters menyebutkan komentar yang memicu kenaikan harga emas ke level $1470.58 di hari Selasa (3/12).

Trump menyebutkan bahwa Tiongkok adalah pihak yang menekan untuk segera mencapai kesepakatan dagang, dan, walau menyebutkan pembahasan berjalan lancar dengan Tiongkok, Trump juga menyebutkan bahwa dialah yang menentukan apakah kesepakatan akan dicapai. Ditambahkan Trump menyebutkan mempertimbangkan menunda kesepakatan dagang AS - Tiongkok hingga setelah pemilu AS di bulan November 2020.

Komentar ini telah memicu pesimisme pasar bahwa kesepakatan dagang akan segera terjadi, mendukung penguatan aset aman seperti Emas dan Yen Jepang. Di tengah ketegangan politik setelah Trump menandatangani UU kemanusiaan Hong Kong, yang dipandang menginjak-injak kedaulatan Tiongkok, dan memperkeruh upaya penanganan kericuhan massa di Hong Kong. Pasar juga memandang hal ini sebagai tembok pengganjal tercdapainya kesepakatan dagang kedua negara.

Tiongkok telah memberlakukan sanksi operasional kepada 17 organisasi AS non-pemerintah, dan memblokir pasport delegasi AS untuk kedatangan ke kota Xinjiang, sebagai bagian dari sikap protes penandatanganan undang-undang tersebut. AS sebelumnya menjanjikan pencabutan pelaksanaan tarif import produk Tiongkok yang akan berlaku pada 15 Desember mendatang, tetapi penghapusan itu mungkin batal dilakukan di tengah memanasnya hubungan kedua negara. Gagalnya penghapusan tarif dapat menjadi penyebab kunci gagalnya kesepakatan dagang, dan meningkatkan kekhawatiran pulihnya ekonomi global.

Aset-aset safe haven, seperti emas dan Yen Jepang, berpotensi mendapat dukungan penguatan di tengah ketegangan yang terus berlanjut. Sebaliknya, nada positif terkait kesepakatan dagang mungkin dapat meredakan kekhawatiran dan mendukung penguatan mata uang aset beresiko dan harga minyak.



(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search