Harga Emas Turun ke $1556 Karena Langkah PBOC Memicu Permintaan Aset Berisiko

Harga Emas Turun ke $1556 Karena Langkah PBOC Memicu Permintaan Aset Berisiko

Selasa, 04 Februari 2020 22:27:44 WIB
Harga emas kembali melanjutkan penurunannya di sesi perdagangan AS pada hari Selasa (4/2) untuk mencapai level $1556.53/onz (hingga pukul 22:19 WIB), membalikan kinerja positifnya di bulan Januari, karena meningkatnya permintaan terhadap aset berisiko dibalik langkah bank sentral Tiongkok yang mendukung ekonominya mengingat dampak buruk yang disebabkan oleh virus Korona.

Pada awal perdagangan hari Selasa, People Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka akan menyuntikan total 500 miliar yuan ($71.4 miliar) ke pasar keuangan untuk menjaga likuiditas yang wajar dan memadai dalam sistem perbankan selama periode pencegahan dan pengendalian epidemi.

Kebijakan ini membantu pasar saham Tiongkok untuk ditutup lebih tinggi setelah pada hari Senin mengalami penurunan tajam dan ini juga berdampak ke pasar ekuitas Eropa dan awal perdagangan Wall Street. Selain itu, juga berdampak ke imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang naik 8 basis poin menjadi 1.60% sehingga membuat para trader meninggalkan aset safe haven tradisional seperti emas.

Sentimen lainnya yang mendukung penurunan harga emas adalah menguatnya dolar AS, pasca perilisan data indeks manufaktur AS yang optimis semalam serta jumlah pesanan pabrik yang lebih tinggi dari perkiraan pada malam ini.

Sementara itu berita fundamental, dilaporkan bahwa impor emas India di bulan Januari turun 48% dari setahun yang lalu ke level terendah dalam empat bulan karena harga yang tinggi membatasi pembelian, ungkap Reuters.

India adalah pembeli emas terbesar kedua di dunia dengan hanya mengimpor 36.26 ton di bulan Januari, dibandingkan dengan 69.51 ton di setahun yang lalu.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search