Kilau Emas Mulai Meredup

Kilau Emas Mulai Meredup

Kamis, 20 Maret 2014 19:18:16 WIB

Monexnews - Sejak menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir emas terus merosot, dan sampai saat ini melemah dalam empat hari beruntun. Daya tarik emas mulai memudar setelah meredanya ketegangan di Ukraina, ditambah lagi sinyal dari The Fed yang akan segera menaikkan suku bunga membuat emas semakin ditinggalkan.

Emas sejak awal tahun terus bersinar dimulai ketika terjadi gejolak di pasar uang negara berkemabang, kemerosotan bursa global, kemudian disusul pelambatan ekonomi China, dan AS membuat daya tarik emas sebagai safe haven meningkat. Namun satu-persatu katalis positif bagi emas tersebut mulai menghilang. Ketegangan di Ukraina yang membawa emas menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir telah mereda setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan tidak berniat mengambil alih Ukraina lebih lanjut.

Federal Reserve yang sejak jauh hari diperkirakan akan terus memangkas stimulus moneter sebesar $10 miliar akhirnya memenuhi ekspetasi tersebut. Dalam rapat selama dua hari, yang berakhir Kamis dini hari waktu Indonesia, Fed memutuskan untuk kembali memangkas stimulus. Dan sesuai prediksi pasar juga, Fed menghilangkan batas tingkat pengangguran 6,5% yang biasanya dijadikan acuan untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga, namun kejutan pimpinan Fed, Janet Yellen, yang mengatakan suku bunga kemungkinan naik enam bulan setelah stimulus moneter berakhir. Kemungkinan kenaikan suku bunga tersebut lebih cepat dari eskpetasi pasar. Dollar melonjak tajam, dan memberikan tekanan bagi emas.

Emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.321,55 per troy ons, menjauhi level tertinggi harian $1.334,52. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search