Muncul Indikasi Resesi, Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan 2 Pekan

Muncul Indikasi Resesi, Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan 2 Pekan

Senin, 25 Maret 2019 15:52:14 WIB

Harga emas ikut menguat seiring kekhawatiran yang meningkat di seputar perlambatan ekonomi global yang akan merembet menjadi resesi ekonomi. Emas melanjutkan tren penguatan harga dalam 12 hari perdagangan terakhir.

Saat penulisan di sesi Eropa, Senin (25/3/2019), emas diperdagangakan di $1316.58 per troy ons, atau naik 0,25 persen (3.31 poin) dari penutupan akhir pekan. Harga ini terakhir digapai 3 pekan lalu atau pada 1 Maret 2019.

Terjadinya inversi kurva yield obligasi AS (US Treasury) untuk pertama kalinya sejak 2007, salah satu indikator bakal terjadinya resesi membuat saham global lebih rendah pada hari Jumat dan sell-off diperpanjang sepanjang awal sesi Eropa pada hari Senin, yang akhirnya ternyata menjadi salah satu faktor utama yang menopang permintaan safe-haven logam mulia untuk sesi kedua berturut-turut.

Data dari Eropa akhir pekan menegaskan potensi resesi, selain outlook terbaru dari Federal Reserve yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS, menambah daftar bank sentral ekonomi maju yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi setelah bank sentral Eropa (ECB).


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search