Pembatasan Impor Emas India Terlihat Akan Berlanjut Untuk Topang Rupee

Pembatasan Impor Emas India Terlihat Akan Berlanjut Untuk Topang Rupee

Kamis, 17 April 2014 16:31:15 WIB

Monexnews -

India, yang merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia, mungkin akan mempertahankan larangan impor untuk mengontrol defisit current account dan mempertahankan kinerja rupee, kata salah seorang direktur di pengolahan komoditas terbesar di India.

Pembatasan tersebut akan menghasilkan pengiriman sebanyak 650 metrik ton sampai 700 metrik ton pada periode 12 bulan yang di mulai pada tanggal 1 April dari 650 ton pada tahun lalu, kata Rajesh Khosla di MMTC-PAMP India Pvt. Pembelian di periode 2012-2013 sebanyak 845 ton, kata kementrian keuangan. Di saat bentuk pembatasan mungkin berubah, pemerintah akan terus menahan pembelian, kata dia dalam sebuah wawancara.

India mewakilkan sekitar 25% dari permintaan global di tahun 2013, kata World Gold Council. Perdana Menteri Manmohan Singh meminta kepada para importer untuk memasok sebanyak 20% untuk para pembeli perhiasan untuk ekspor dan menjual sebanyak 80% untuk pasar dalam negeri. Singh juga meningkatkan pajak impor dan hanya mengizinkan bank dan lembaga yang di tunjuk oleh pemerintah untuk mengirimkan emas. Menteri keuangan yang baru mungkin akan meninjau ulang peraturan tersebut setelah pemilu yang saat ini sedang berlangsung.

Saya yakin bahwa kita dapat melakukan sesuatu pada skala 20:80, kata Khosla, yang mengacu pada regulasi impor. Anda mungkinn akan mendapatkan sistem lelang, atau sistem kuota, atau anda dapat mengajukan tawaran kepada bank. Pembebasan impor emas seiring India sebelumnya menggunakan skala 20:80, dan saya pikir itu tidak akan terjadi lagi, katanya di New Delhi pada tanggal 8 April.

China mengambil alih posisi India sebagai konsumen emas terbesar pada tahun lalu. India membeli sebagian besar emasnya dari luar negeri. Impor illegal naik hampir dua kali lipat hingga 200 ton di tahun 2013 di saat arus masuk resmi turun sebanyak 4% menjadi 825 ton, kata sebuah lembaga yang berbasis di London. Harga emas naik sebanyak 8.2% pada tahun ini menjadi $1.298/onz pada hari ini.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search