Pemulihan Emas Mungkin Membutuhkan Waktu Yang Lama

Pemulihan Emas Mungkin Membutuhkan Waktu Yang Lama

Jum'at, 26 April 2013 18:33:56 WIB

Monexnews - Emas bangkit dan menunjukkan penguatan mingguan terbaiknya di tahun ini. Namun kenaikan Emas masih dianggap koreksi sementara setelah terjadi kejatuhan terburuknya dalam 30 tahun terakhir pada 15 April lalu.

Selanjutnya kemana arah Emas dari level ini? Tentunya tidak ada yang tahu dengan pasti, jika kita melihat secara historical pada tahun 1983, Keruntuhan Emas pekan lalu bila dibandingkan dengan

crash Gold market di kala itu, dan apa yang terjadi selanjutnya. Emas telah menghabiskan periode 1979-1982 di atas level $500 per troy ons karena tingginya permintaan safe haven di tengah resesi AS. Tapi di akhir 1983, Emas jatuh tajam karena AS menepis resesi dan memasuki fase booming di era Ronald Reagan, sehingga daya tarik safe haven emas menguap dan harga jatuh tajam. Semenjak kejatuhan Emas tersebut harga tidak kembali di atas level $500 selama hampir 20 tahun lebih.

Atau jika kita berkaca pada contoh crash komoditas lainnya, seperti kejadian Silver Death Spike, dimana harga

Perak ambruk ke level low $3.53 per troy ons di awal 1993, selanjutnya dalam 19 tahun berikutnya harga perak tidak pernah lagi kembali diatas level puncak nya $9 per troy ons sebelum terjadinya crash harga perak.

Komoditas

Minyak juga pernah meroket tajam di akhir 1990 ketika Saddam Hussein menyerbu Kuwait, namun intervensi AS pada January 1991 langsung menyebabkan minyak jatuh hampir 35%, seiring spekulasi para trader bahwa supply tidak akan pulih dengan cepat. Selanjutnya harga minyak memang pulih secara perlahan namun membutuhkan waktu 9-tahun untuk bisa kembali ke level harga sebelum terjadi crash sekitar $31 per barrel.

Jadi, apa pelajaran yang bisa kita ambil untuk emas dari contoh-contoh crash di pasar komoditi sebelumnya? Pemulihan Emas ke level harga sebelum terjadinya crash biasanya akan membutuhkan waktu tahunan lamanya, namun selama market masih dibanjiri oleh trilyunan Dollar likuiditas bank sentral, maka masih ada harapan terjadi recovery harga Emas.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search