Tiongkok Mungkin Tolak Kesepakatan tahap Pertama, Pasar Bersikap Hati-Hati

Tiongkok Mungkin Tolak Kesepakatan tahap Pertama, Pasar Bersikap Hati-Hati

Jum'at, 13 Desember 2019 13:49:27 WIB

Menanggapi berita dari media Bloomberg , reporter CNBC memberikan komentar yang berlawanan, bahwa Pemerintah Tiongkok belum menerima kesepakatan dagang. Pelaku pasar nampak bersikap hati-hati di tengah kembalinya sinyal yang bertentangan dari ke-dua belah pihak.

Pagi ini, media Bloomberg menyebutkan, berdasarkan sumber dari pihak Trump, bahwa presiden AS tersebut sudah siap menyepakati kesepakatan dagang tahap pertama, dengan menghapus tarif import yang akan berlaku pada 15 Desember 2019 mendatang, dan meminta Tiongkok menyanggupi pembelian produk pertanian - peternakan AS seperti yang sudah diajukan pihak AS sebelumnya.

Tetapi menurut media CNBC, bahwa sumber dari dalam pemerintah Tiongkok menyebutkan pemerintah mereka belum menerima kesepakatan tersebut, menimbang tingkat belanja produk pertanian - peternakan yang diajukan AS adalah jumlah yang sulit dipenuhi, dan isu pengalihan belanja hasil pertanian dari negara rekanan lainnya akan memicu ketegangan dengan negara-negara tersebut. Bersamaan dari komentar CNBC, kepala editor Global Times, media yang dibawah sayap pemerintah Tiongkok, belum memberikan konfirmasiterkait penandatanganan kesepakatan dagang tahap pertama AS - Tiongkok, baik dari berita di Tiongkok maupun dari pejabat-pejabat terkait. Menambahkan kebingungan para pelaku pasar.

Pernyataan ini kembali menjaga harga emas bergerak stabil pada kisaran $1466.70 saat penulisan, setelah sebelumnya sempat naik mencatat level tertinggi $1469.94. Pasar nampak masih menantikan kepastian penuundaan / penghapusan tarif import dari AS yang diekspektasikan akan diumumkan pada hari Jumat waktu AS, dan data penjualan ritel AS jam 20:30 WIB malam nanti.


(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search