Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal(2)

Selasa, 31 Juli 2012 15:19:14 WIB

Pada tulisan terdahulu telah diulas kiat pengenalan trend dengan baik. Kini waktunya bagi Anda untuk mengukur kualitas trend yang sedang terjadi di pasar. Cara paling baik dan mudah untuk menerapkannya adalah dengan memakai indikator Average Directional Movement Index (ADX). Indikator ADX tidak sulit untuk ditemukan karena cukup populer dan dimiliki oleh hampir seluruh platform trading pada umumnya. Anda juga dapat dengan mudah menemukan ADX pada indikator trend platform Monex Trader. ADX adalah salah satu indikator teknikal yang dipopulerkan oleh J. Welles Wilder, bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan trend yang terjadi. Walaupun ADX merupakan bagian dari Oscillator yang bergerak antara angka 0 hingga 100, namun garis ADX yang berhasil mencapai level 60 jarang ditemukan. Komponen ADX ADX memiliki tiga garis yang akan terlihat ketika di-plot ke dalam grafik. Garis-garis tersebut merupakan; Positive Directional Indicator (+DI); garis yang mengukur kekuatan naiknya harga pada periode tertentu. Negative Directional Indicator (-DI); garis yang mengukur kekuatan turunnya harga pada periode tertentu. Average Directional Index (ADX); Inti dari ADX, berupa gabungan dari kedua garis (+DI dan -DI) yang di-filter dengan Moving Average untuk menghasilkan ukuran kekuatan trend. Cara Membaca ADX Level 20 dan 40 lazim ditetapkan sebagai tolok ukur dalam pembacaan ADX. Walaupun demikian, level tersebut dapat diubah sesuai dengan pilihan masing-masing pengguna. Secara umum, proses menghasilkan tingkat kekuatan trend melalui indikator ini dapat di sederhanakan sebagai berikut: Garis ADX yang bergerak dari level 20 ke atas level 40 memberi indikasi lemahnya sideway dan mulai kuatnya trend yang sedang terjadi, baik itu uptrend maupun downtrend. Sebaliknya, Garis ADX yang bergerak dari level 40 ke bawah level 20 memberi indikasi dimulainya pelemahan trend dan berpeluang memasuki pergerakan sideway. Garis positif dan negatif DI akan bergerak naik turun dan terkadang saling memotong satu sama lain sesuai dengan penguatan dan pelemahan trend. Uptrend dikatakan kuat jika ADX bergerak naik ke atas 20, diikuti dengan kenaikan garis positif DI (+DI), dan disebut melemah ketika ADX turun ke bawah level 20 yang diikuti oleh turunnya garis +DI. Downtrend dikatakan kuat jika ADX bergerak naik ke atas 20, diikuti dengan kenaikan garis negatif DI (-DI), dan disebut melemah ketika ADX turun ke bawah level 20 yang diikuti oleh turunnya garis DI. Pada grafik Euro daily November 2007, indikator ADX bergerak ke bawah area 40 bersamaan dengan lemahnya uptrend, dan memasuki fase konsolidasi atau sideway hingga Februari 2008. Setelah itu, uptrend mulai terlihat kuat kembali seiring dengan begeraknya ADX ke atas area 40. Kemudian pada April 2008 hingga awal Agustus ADX harga memasuki fase konsolidasi ke-dua yang juga diikuti oleh turunnya garis ADX ke bawah level 40. Reversal terjadi ketika harga bergerak downtrend dan diikuti oleh ADX yang menguat melewati area 40. Pengukuran Kualitas Trend Euro Terakhir Setelah memahami penggunaan indikator ADX, Anda bisa melihat kualitas trend yang terjadi pada pergerakan Euro saat ini (gambar 2). Downtrend telah dimulai sejak November 2009. Pada saat itu, garis ADX mulai bergerak ke atas level 20 yang mengindikasikan dimulainya trend. Kenaikan ADX tersebut juga diikuti oleh naiknya garis merah (-DI) ke atas 20 yang mengkonfirmasikan bahwa trend yang dimulai adalah downtrend. Downtrend tersebut semakin menguat ketika garis ADX telah mencapai level 40 dan mulai menunjukkan konsolidasi ketika ADX mulai melemah menuju ke bawah level 40. Bersamaan dengan itu, garis negatif DI telah berada di bawah level 20. Gambar 2. Down trend yang kuat pada Euro periode daily Pada akhir fase downtrend Mei 2010, ADX telah menunjukkan pelemahan dan indikasi reversal ketika melewati level di bawah 40. Terakhir, ketika harga berhasil melewati trendline dan mencapai level MA 100 hari yang mengindikasikan uptrend dimulai, ADX telah menyatakan uptrend yang baru saja dimulai cukup kuat. Demikian ulasan singkat tentang cara mengukur kualitas trend. Semoga bermanfaat bagi aplikasi trading Anda. Nantikan pembahasan analisa teknikal lain pada Futures Monthly edisi berikutnya. Tips untuk Trader: Naik dan turunnya garis ADX dapat dijadikan sebagai tanda untuk mulai menggunakan indikator yang berbeda sebagai penghasil sinyal transaksi. ADX Naik Gunakan indikator trend seperti MA, PSAR, Bollinger Bands Line ADX Turun Gunakan Oscillator, seperti RSI, Stochastic Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account di sini.


(isw)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search