Potensi Pergerakan Minyak Mentah minggu ini

Rabu, 23 November 2016 11:17:44 WIB
Dwi Aviono
Head of Gold and Oil Market Desk

Monexnews - (Dwi Aviono)

Negosiasi persetujuan pembatasan produksi minyak mentah demi untuk menstabilkan harga yang yang dinilai terlalu murah selama lebih dua tahun terakhir, sedang berlangsung di Viena. Harga tertinggi pada hari Selasa kemarin di $ 49.17/barel merupakan harga puncak yang tercatat dari hari Senin pembukaan $ 46.51/barel . Kenaikan lebih 6 % ini merupakan respon dari komentar para menteri perminyakan OPEC dan Rusia, yang bernada optimis akan kesepakatan tanggal 30 November ini akan terjadi. Pada sesi Asia di Rabu ini koreksi sempat terjadi di kisaran $ 47.91 / barel , ketika pasar merespon berita bahwa Iran meminta pengecualian hanya membatasi produksi bukan untuk mengurangi, hal ini akan memicu pernyataan sama dari Irak. Volatilitas harga sepekan ke depan merupakan daya tarik tersendiri bagi pelaku pasar untuk memanfaatkannya.

Seiring dengan itu dua Bank multinasional yaitu Goldman Sach merubah prediksi sebelumnya dari $45-$50/barel menjadi $55 /barel pada dua kwartal pertama tahun depan. Sementara Barclays mengatakan kenaikan akan terjadi hingga $ 50-$ 55/barel, yang merupakan kesempatan produsen minyak Amerika Serikat untuk meningkatkan produksinya ketika terjadi pemangkasan produksi dari OPEC.

Tadi pagi American Petroleum Institute (API) merilis laporan suplai minyak mingguan Amerika Serikat, bahwa telah terjadi penurunan di Minyak Mentah sebesar 1.3 juta barel yang berakhir tanggal 18 November 2016, tetapi terjadi kenaikan persediaan bensin sebesar 2.7 jura barel. Kenaikan persediaan bensin
merupakan kenaikan tertinggi di tahun ini.

Ke depan, pasar minyak menantikan rilis dua data penting. Diantaranya Energy Information Administration (EIA) Rabu malam nanti tentang persediaan, diprediksi mengalami penurunan 0.3 juta barel dari minggu lalu sebesar 5.3 juta barel. Baker Hughes juga akan mengeluarkan data rig count dua hari lebih awal karena libur Thanksgiving hari Kamis yang disusul oleh Black Friday.


(Dwi Aviono)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search