Pemulihan Produksi AS Melemahkan Harga Minyak WTI

Jum'at, 19 Januari 2018 14:12:33 WIB
Dwi Aviono
Head of Gold and Oil Market Desk

Monexnews - (Dwi Aviono)

Harga minyak di akhir minggu ketiga Januari 2018 melemah ke $62.77 atau 3 % dibandingkan dari harga tertinggi $64.79 per barel setelah dilaporkan oleh EIA (Energy Information Administration) produksi yang meningkat menjadi 9,750 juta barel per hari dari minggu lalu sebesar 9,492 juta barel per hari di Amerika Serikat. Kebanyakan analis yang dilaporkan oleh Reuters, memperkirakan produksi masih akan meningkat ke 10 juta barel. Sementara mereka menunggu data rig aktif di AS yang akan dilaporkan oleh Baker Hughes Sabtu dini hari nanti, apabila melebihi dari aktifitas minggu lalu sebesar 752 rig .

OPEC dalam laporan bulanannya mencatat prediksi kenaikan suplai 1.15 juta barel per hari dari ekspektasi sebelumnya sebesar 990.000 barel per hari. Harga mendekati tertinggi semenjak akhir tahun 2014 telah memicu minat suplai bertambah.

Hambatan Penurunan Harga Minyak Mentah Di sisi lain upaya yang sedang dijalankan oleh OPEC dan Rusia dalam stabilisasi harga dengan pembatasan produksi 1.8 juta barel per hari di harapkan masih menjadi penghalang untuk murahnya harga minyak bagi para produser minyak. Laporan lainnya adalah berkurangnya produksi dari negara Uni Emirat Arab sebesar 38 ribu barel per hari, masih berada di bawah target pertama kalinya. Teknikal Pergerakan Harga Dalam grafik pembacaan kerangka waktu 4 jam di minyak WTI, ditemukan pola Head and shoulders yang merupakan pola pembalikan arah dari tren naik ke tren turun, pola ini mempunyai tingkat probabilitas 77% (Autochartist). Harga tertinggi dari Head terbaca di level $64.79, sementara left shoulders di level $64.75 dan right shoulders di level $64.33. Sementara target penurunan diprediksi berada ke level $61.83.



(Dwi Aviono)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search