Konferensi Pers ECB Dan Potensi Pergerakan EURUSD

Rabu, 24 Januari 2018 23:12:35 WIB
Putu Agus Pransuamitra
Head of Forex Market Desk

Monexnews -

22 Januari 2015 European Central Bank (ECB) mengumumkan program pembelian aset atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE), membuat nilai EURUSD terus menurun hingga level terendah 12 tahun di bulan Maret 2015 ketika QE resmi dimulai. Tiga tahun setelah pengumuman tersebut, kini ECB diperkirakan akan segera mengakhiri QE melihat aktivitas perekonomian zona euro yang membaik, serta tidak ada lagi tekanan deflasi. Membaiknya aktivitas perekonomian membuat ECB pada rapat kebijakan moneter bulan Desember lalu menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi (GDP) dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya di bulan September 2017. ECB juga menaikkan proyeksi inflasi di 2018 menjadi 1,4% dari sebelumnya 1,2%, meski masih di bawah target sebesar 2,0%. Ekspektasi pelaku pasar jika ECB akan segera mengumumkan penghentian QE muncul pasca rilis notulen rapat moneter pada 11 Januari lalu, yang mengindikasikan ECB akan meninjau kembali outlook kebijakan moneter di awal tahun ini. Terhitung setelah rilis tersebut, EURUSD menguat sekitar 3,7%, mencapai level tertinggi sejak pertengahan Desember 2014 atau sebelum ECB mengungkapkan rencana QE. Ekspektasi tersebut akan terjawab saat konferensi pers ECB pada Kamis (24/1) pukul 20:30 WIB. Meski Presiden ECB, Mario Draghi, selalu menekankan nilai tukar euro bukan merupakan tujuan dari QE, namun penguatan yang terjadi belakangan ini dapat menahan laju inflasi. Mulai bulan ini hingga September 2018, jumlah QE ECB telah diturunkan menjadi 30 milyar per bulan dari sebelumnya 60 miliar. Jika dalam konfrensi pers nanti Draghi kembali menyatakan QE masih akan dipertahankan, dan mungkin diperpanjang jika outlook perekonomian serta inflasi memburuk maka besar kemungkinan EURUSD akan menurun tajam, kembali ke kisaran 1.2000. Namun meski kemungkinannya kecil, jika Draghi mengindikasikan QE dapat dihentikan di bulan September maka kenaikan EURUSD akan terus berlanjut dengan target jangka pendek ke kisaran 1.2570 (level tertinggi November 2014)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search