Market Mover : Data Neraca Dagang Tiongkok Berpotensi Gerakkan Pasar

Market Mover : Data Neraca Dagang Tiongkok Berpotensi Gerakkan Pasar

Kamis, 08 Agustus 2019 09:02:46 WIB

Minimnya data ekonomi di hari ini, masih menjadikan sentimen perang dagang AS - Tiongkok sebagai arah pasar, dengan harga emas telah mencatat level tertinggi di kisaran $1510.21 sebagai salah satu aset safe haven, dan minyak mentah mencatat harga terendah $50.52 atas kekhawatiran makin menyusutnya permintaan sepanjang tahun ini. Data Trade Balance Tiongkok yang akan dirilis hari ini ditunggu pelaku pasar sebagai petunjuk arah.

Data Trade Balance Tiongkok diprediksi turun menjadi 310 miliar (sebelumnya 345 miliar); dengan data yang dirilis lebih rendah dari estimasi berpotensi menguatkan dolar AS, dan menggerakkan produk mata uang utama dan komoditas, terutama AUDUSD, minyak mentah, dan Indeks Hang Seng.

Data-data lainnya yang berpotensi menggerakkan pasar di hari ini adalah Current account Jepang jam 06:30 WIB, ECB Economic Bulletin jam 15:00 WIB, Employment Claim AS jam 19:30 WIB, Final Wholesale Inventories AS jam 21:00 WIB. Saksikan video selengkapnya dan raih peluang tradingnya.




Video Market Movers Hari Ini









Potensi Pergerakan


EMAS

Berpotensi lanjutkan penguatan menguji resisten $1510 - 1512, ditengah sentimen beli aset safe haven. Tetapi data Trade Balance Tiongkok berpotensi menggerakkan harga turun bila dirilis lebih rendah dari estimasi, menguji support 1482 - 1485.


MINYAK

Harga minyak mentah telah mencatat level terendah $50.52 kemarin, dengan potensi aksi beli dari produsen-produsen minyak mnetah. Snetimen OPEC+ akan melanjutkan pembatasan produksi minyak membantu potensi kenaikan minyak ke level resisten $53.50 - 53.80. Tetapi bila data Trade Balance Tiongkok dirilis lebih rendah dari estimasi berpotensi lemahkan harga minyak menguji support $50.50 - 50.00.


EURUSD

Isu pelonggaran ECB dan sentimen no-deal Brexit dapatmakin melemahkan kondisi ekonomi Eropa menjadi pembatas kenaikan euro atas pelemahan dolar. EURUSD masih berpotensi naik menguji resisten 1.1250 - 1.1280 ditengah pelemahan dolar atas perang dagang AS - Tiongkok, sebaliknya rencana pelonggaran ECb dapat mendorong EURUSD turun menguji support 1.1150 - 1.1170.


GBPUSD

Sentimen Brexit masih berpotensi dorong pelemahan GBPUSD menguji level support 1.2100 - 1.2120. Sebaliknya pelemahan dolar atas sentimen perang dagang berpeluang angkat GBPUSD naik menguji resisten 1.2190 - 1.2250.


USDJPY

Gagal bertahan di bawah level 106.00, setelah mencatat level terendah 105.50 kemarin, membuka peluang aksi take profit pada USDJPY, berpotensi naik menguji resisten 106.50 - 106.75 dan didukung gharapan pelonggaran lebih jauh dari Bank of Japan. Tetapi data neraca berjalan Jepang yang dirilis diatas estimasi pada 1.94 triliun mendukung USDJPY turun menguji level support 105.50 - 105.70 kembali.


AUDUSD

Bayang bayang pelonggaran dari RBNZ kemarin dan rencana pelonggaran RBA berpotensi menekan AUDUSD turun menguji support 0.6700 - 0.6750. Tetapi aksi take profit dari pelemahan AUDUSD berpotensi angkat menguji level resisten 0.6800 - 0.6850.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar





(andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search