Market Mover: Data NFP AS Berpotensi Masih Akan Menguatkan Dollar

Market Mover: Data NFP AS Berpotensi Masih Akan Menguatkan Dollar

Jum'at, 03 Agustus 2018 08:50:38 WIB

Di akhir perdagangan pekan ini, dollar kembali masih dalam potensi penguatan di tengah investor menantikan rilis data penting Non-Farm Payroll (NFP) dan data tenaga kerja AS yang diakhiri dengan data non-manufaktur AS. Jika data-data tersebut dirilis lebih baik, maka dollar masih berpotensi untuk lanjutkan penguatannya hari ini.

Sementara untuk pound Inggris masih berpotensi untuk lanjutkan pelemahannya. Meski Bank of England (BoE) telah menaikkan suku bunganya, namun penguatan pound terbebani oleh masih alotnya negosiasi Brexit. Jika data indeks jasa Inggris malam ini dirilis lebih rendah dari 54.7, maka GBPUSD berpotensi masih dalam tekanan jual.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang untuk pulih dari level rendah setahun di awal perdagangan hari ini untuk menguji resisten di 1214. Penguatan tersebut berpotensi terbatas mengingat jika data NFP dan data tenaga kerja AS dirilis lebih baik, potensi pelemahan harga emas lebih dalam menguji level psikologis 1200.

Minyak Mentah

Di tengah proyeksi output meningkat dari OPEC, muncul laporan turunnya supply minyak di Oklahoma yang menjadi sentimen penguatan harga minyak mentah semalam. Jika sentimen tersebut berlanjut, maka harga minyak berpeluang untuk menguji resisten 70.20. Support di level 67.80.

EURUSD

Belum adanya rilis data high impact dari Zona Euro, pergerakan EURUSD masih akan bergantung pada kekuatan dollar. Melihat masih adanya potensi penguatan dollar pada hari ini, tekanan jual EURUSD berpeluang menguji support terdekat di 1.1550 sebelum mengincar 1.1515. Resisten di level 1.1650.

GBPUSD

Selama belum adanya outlook kejelasan negosiasi Brexit, GBPUSD berpeluang masih dalam tekanan terutama jika indeks jasa Inggris hari ini dirilis lebih rendah dari estimasi. Peluang pelemahan lebih lanjut mengincar support 1.2960 dengan resisten di level 1.3075.

USDJPY

Pada sesi sebelumnya USDJPY bergerak volatil melihat masih tinggi minat investor terhadap dollar karena outlook kenaikan suku bunga. Jika investor kembali mempertimbangkan potensi perang dagang dari dampak kenaikan tarif impor AS dan meningkatkan minat terhadap aset safe haven (yen), maka USDJPY berpotensi untuk turun mengincar support terdekat di 111.40. Resisten di level 112.20.

AUDUSD

Meski data penjualan ritel Australia dirilis lebih baik dari estimasi, namun pergerakan AUDUSD berpotensi masih tertekan oleh masih menguatnya dollar AS kembali memburuknya hubungan dagang antara AS-China. Potensi pelemahan mengincar support 0.7325 dengan resisten di 0.7400.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Calendar.

(Dini Yasyi)


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search