Market Movers : Data Indeks Upah Dan Tenaga Kerja AS Menjadi Fokus di Tengah Kekhawatian Terhadap Virus Korona

Market Movers : Data Indeks Upah Dan Tenaga Kerja AS Menjadi Fokus di Tengah Kekhawatian Terhadap Virus Korona

Jum'at, 07 Februari 2020 09:17:24 WIB
Data ekonomi AS seperti indeks upah dan tenaga kerja yang dirilis pukul 20:30 WIB akan menjadi fokus utama para pelaku pasar di hari terakhir perdagangan pekan ini di tengah masih adanya kekhawatiran akan virus Korona yang dapat memicu perlambatan ekonomi.

Sementara itu pergerakan dolar Australia berpeluang tertekan dalam jangka pendek setelah pagi tadi Reserve Bank Australia berikan pernyataan yang pesimis dengan mereka merevisi lebih rendah perkiraan GDP Q4 tahun 2019 menjadi 2% dari sebelumnya 2.3% dan mengatakan kebijakan masih akan akomodatif untuk beberapa waktu kedepan.

Video Market Movers, Hari Jumat 7 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah masih adanya kekhawatiran akan dampak dari virus Korona terhadap pertumbuhan ekonomi dan memicu ekspektasi para bank sentral akan mempertahankan suku bunga rendah untuk menguji level resisten di $1570 - $1578. Harga emas berpeluang turun, jika data indeks upah dan tenaga kerja AS yang optimis pukul 20:30 WIB memicu penguatan dolar yang signifikan untuk menguji level support di $1562 - $1555.

MINYAK

Pernyataan Menlu Rusia yang mendukung tambahan pengurangan produksi sementara untuk mengatasi turunnya permintaan karena virus Korona berpeluang mendorong kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $51.80 - 52.50. Harga minyak berpotensi turun jika pasar kembali cemaskan virus Korona dapat melambatkan permintaan dan aktivitas rig AS yang dilaporkan Baker Hughes pukul 01:00 WIB/Sabtu menunjukkan kenaikan untuk menguji level support di $50.80 - $50.00.

EURUSD

Sentimen penguatan dolar AS serta data ekonomi di zona Euro yang pesimis akhir-akhir ini, khususnya dari Jerman akhir-akhir ini berpotensi memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0940 - 1.0880. EURUSD berpeluang untuk naik, menguji level resisten di 1.1020 - 1.1080 jika data produksi industri dan neraca perdagangan Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang masih akan bergerak turun dalam jangka pendek karena masih adanya kekhawatiran terhadap potensi no-deal Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa untuk menguji level support di 1.2900 - 1.2850. GBPUSD berpeluang naik, membidik resisten di 1.2960 - 1.3010 jika data halifax HPI Inggris yang dirilis pukul 15:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 110.30 - 110.70 karena pesimisnya data belanja rumah tangga Jepang serta menguatnya dolar AS. USDJPY berpotensi berbalik turun, menguji support di 109.60 - 109.20 jika pasar kembali mencari aset safe haven karena kekhawatiran virus Korona.

AUDUSD

Pernyataan yang dovish dari RBA pagi ini berpeluang menjadi beban untuk pergerakan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6700 - 0.6660. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6760 - 0.6800.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.



(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search