Market Movers : Fokus Pasar Tertuju Ke Notula Rapat FOMC

Market Movers : Fokus Pasar Tertuju Ke Notula Rapat FOMC

Rabu, 19 Februari 2020 09:20:43 WIB
Permintaan terhadap aset safe haven berpotensi masih besar dalam jangka pendek dibalik masih berlangsungnya kekhawatiran akan perlambatan virus Korona yang dapat memicu perlambatan ekonomi global.

Fokus lainnya pada hari ini tampaknya akan tertuju ke perilisan notula rapat Federal Open Market Committee pukul 02:00 WIB/Kamis. Jika bank sentral AS menyuarakan pandangan yang pesimis terhadap perekonomian domestik dan global dan mengisyaratkan pelonggaran moneter, maka dolar AS berpeluang melemah dan harga emas berpotensi naik.

Data penting hari ini : Trade Balance Jepang pukul 6:50 WIB, Wage Price Index q/q Australia pukul 7:30 WIB, Current Account Zona Euro pukul 16:00 WIB, CPI Inggris pukul 16:30 WIB, CPI Kanada pukul 20:30 WIB, Building Permits, PPI dan Housing Starts pukul 20:30 WIB dan FOMC Meeting Minutes pukul 02:00 WIB.


Video Market Movers, Rabu 18 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik lebih lanjut dalam jangka pendek karena masih berlangsungnya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global yang disebabkan virus Korona untuk menguji level resisten di $1606 - $1612. Sementara itu jika bergerak turun, level support terlihat di $1596 - $1590, dengan fokus hari ini akan tertuju ke sejumlah data ekonomi AS pukul 20:30 WIB dan notula rapat FOMC pukul 02:00 WIB.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar mempertimbangkan outlook penurunan permintaan karena virus Korona serta saran dari eksekutif minyak Rusia ke Presiden Putin untuk tolak pengurangan produksi lebih lanjut, menguji support di $51.90 - $51.40. Namun, harga minyak berpeluang naik, menguji resisten di $52.70 - $53.20 jika pasar mengkhawatirkan konflik di Libya, dimana produksi di negara tersebut telah turun sejak 18 Januari.

EURUSD

Outlook perlambatan ekonomi zona Euro, khususnya Jerman berpotensi memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0760 - 1.0720. EURUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.0830 - 1.0870 jika data neraca berjalan zona Euro yang dirilis pukul 16:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek di tengah outlook menguatnya dolar AS untuk menguji level support di 1.2960 - 1.2910. Namun, jika data inflasi konsumen Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi, maka GBPUSD berpeluang naik untuk menguji level resisten di 1.3040 - 1.3090.

USDJPY

Dominannya sentimen penguatan dolar AS berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 110.20 - 110.60. USDJPY berpeluang bergerak turun, menguji support di 109.60 - 109.20 jika pasar mempertimbangkan optimisnya data neraca perdagangan Jepang serta outlook hindar aset berisiko karena virus Korona.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah kekhawatiran akan potensi pelonggaran moneter oleh RBA pasca kurang optimisnya data indeks upah Australia pagi ini serta menguatnya dolar AS untuk menguji level support di 0.6660 - 0.6620. Namun, jika menguat, level resisten terlihat di 0.6720 - 0.6760.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search