Market Movers : Gejolak Pasar Keuangan Karena Virus Korona Dan Tidak Adanya Kesepakatan Dari OPEC+

Market Movers : Gejolak Pasar Keuangan Karena Virus Korona Dan Tidak Adanya Kesepakatan Dari OPEC+

Senin, 09 Maret 2020 09:15:44 WIB
Sentimen kekhawatiran terhadap penyebaran virus Korona dan tidak adanya kesepakatan pengurangan produksi oleh grup OPEC+ yang melakukan pertemuan di hari Jumat lalu berpeluang akan menjadi penggerak pasar di awal pekan ini.

Sentimen kekhawatiran terhadap penyebaran virus Korona, karena semakin meningkatnya jumlah korban berpeluang memicu kenaikan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dan mata uang yen, di tengah sedang tertekannya dolar AS karena kejatuhan yield Treasury.

Sementara itu harga minyak berpeluang dalam tekanan turun dalam jangka pendek meskipun telah turun tajam di hari Jumat lalu karena sentimen tidak adanya kesepakatan pengurangan produksi oleh kelompok OPEC+ dan potensi perang harga di kalangan produsen .

Video Market Movers Pekan Kedua Maret 2020 :



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen hindar aset berisiko, serta outlook pelemahan dolar dan turunnya yield obligasi AS dengan menguji level resisten di $1705 - $1720. Sementara itu jika pasar melakukan aksi profit taking pasca lonjakan harga akhir-akhir ini, harga emas berpeluang turun untuk menguji level support di $1691 - $1680.

Minyak

Penurunan harga minyak yang sudah berlangsung sejak hari Jumat lalu karena tidak tercapainya kesepakatan pengurangan produksi oleh OPEC+, meningkatnya aktivitas rig AS dan potensi perang harga di kalangan produsen berpeluang berlanjut, menguji support di $30.00 - $27.80. Namun, jika pasar melakukan aksi short covering, harga minyak berpeluang naik membidik resisten di $33.30 - $35.00.


EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen melemahnya dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1440 - 1.1500. Namun, jika data produksi industri dan neraca perdagangan Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya pesimis, maka EURUSD berpeluang untuk berbalik turun untuk menguji level support di 1.1340 - 1.1280.


GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 1.3150 - 1.3200 di tengah kabar positif dalam negosiasi dagang antara Inggris dengan Uni Eropa pasca kepala negosiasi Brexit dari Uni Eropa mengatakan bahwa negosiasi dagang masih berlangsung di tahun ini. Jika bergerak turun, level support berada di 1.3050 - 1.3000.

USDJPY

Sentimen pelemahan dolar AS serta pasar yang menjauhi aset berisiko karena penyebaran virus Korona secara global berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level support 101.50 - 101.00 meskipun data GDP Jepang dirilis pesimis tadi pagi. Namun, jika pasar melakukan bargain hunting atau jika adanya intervensi darurat dari Bank of Japan, maka USDJPY berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 103.50 - 104.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sedang tertekannya harga tembaga serta pasar yang menjauhi aset berisiko, menguji level support di 0.6300 - 0.6250. Namun, jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS pada pasangan mata uang ini, maka AUDUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 0.6500 - 0.6550.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search