Market Movers : Isu Perkembangan Negosiasi AS-Tiongkok Berpotensi Masih Menjadi Katalis Pasar

Market Movers : Isu Perkembangan Negosiasi AS-Tiongkok Berpotensi Masih Menjadi Katalis Pasar

Rabu, 27 November 2019 09:00:42 WIB
Harga emas berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah masih adanya optimisme pasar terhadap progres negosiasi dagang AS-Tiongkok. Selanjutnya pada hari ini pasar akan menantikan perilisan sejumlah data ekonomi AS seperti durable goods orders, GDP dan unemployment claims pukul 20:30 WIB, Chicago PMI pukul 21:45 WIB dan core PCE Price Index serta personal spending pukul 22:00 WIB. untuk pemicu pergerakan harga emas lebih lanjut.

Sementara itu untuk pergerakan harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah laporan American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan kenaikan cadangan minyak mentah di AS. Namun penurunan berpeluang terbatas karena outlook negosiasi dagang AS-Tiongkok dan OPEC dapat memperpanjang pengurangan produksi. Selain itu pasar akan menantikan data cadangan minyak mentah AS dari Energy Information Administration (EIA) pada pukul 22:30 WIN.

Video Market Movers Pekan Ini



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji support di $1457 - $1452 di tengah masih berlangsungnya sentimen progres negosiasi dagang AS-Tiongkok yang dapat memicu permintaan aset berisiko. Harga emas berpeluang untuk bergerak naik jika data ekonomi AS dirilis pesimis untuk menguji level resisten di $1466 - $1471.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji support di $57.80 - $57.30 pada sentimen meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API semalam. Harga minyak berpotensi bergerak naik jika pasar mempertimbangkan outlook optimis negosiasi dagang AS-Tiongkok dan OPEC yang dapat memperpanjang pengurangan produksi pada pertemuan bulan depan untuk menguji level resisten di $58.60 - $59.10. Hari ini pasar akan menantikan perilisan data cadangan minyak mentah AS oleh EIA pada pukul 22:30 WIB.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen minat aset berisiko untuk menguji level resisten di 1.1050 - 1.1100. Namun, EURUSD berpeluang turun untuk menguji support di 1.1000 - 1.0950 jika data harga impor Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah survei terbaru menunjukkan mengecilnya selisih keunggulan partai Konservatif terhadap partai Buruh untuk menguji level support di 1.2820 - 1.2770. GBPUSD berpeluang bergerak naik untuk menguji resisten di 1.2900 - 1.2950 jika hasil survei menunjukkan kembali keunggulan signifikan partai Konservatif terhadap partai Buruh.

USDJPY

Sentimen minat aset berisiko karena progres negosiasi dagang AS-Tiongkok berpeluang menopang kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 109.30 - 109.70. Sementara itu jika bergerak turun, level support terlihat di 108.70 - 108.30.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang menguat dalam jangka pendek karena optimisnya data konstruksi Australia untuk kuartal ketiga untuk menguji level resisten di 0.6820 - 0.6860. AUDUSD berpeluang untuk berbalik turun, menguji support di 0.6750 jika dolar AS menguat serta jatuhnya harga komoditas.



Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search