Market Movers : Kekhawatiran Akan Resesi Ekonomi Berpeluang Menopang Permintaan Aset Safe Haven

Market Movers : Kekhawatiran Akan Resesi Ekonomi Berpeluang Menopang Permintaan Aset Safe Haven

Kamis, 15 Agustus 2019 09:25:40 WIB
Jatuhnya yield Treasury AS bertenor 30 tahun pagi ini yang menyentuh level terendah dalam sejarah semakin memperkuat dugaan pasar untuk terjadinya resesi ekonomi di AS setelah adanya sinyal kurva pembalikan dimana yield Treasury bertenor 10 tahun berada di bawah yield Treasury bertenor 2 tahun dan kondisi tersebut berpotensi memicu pelemahan dollar AS dan membuat pasar menjauhi aset-aset berisiko.

Selain itu yang akan menjadi perhatian di pasar adalah perkembangan aksi demo di Hong Kong setelah adanya saling lempar pernyataan antara AS dengan Tiongkok di tengah adanya laporan sejumlah tentara Tiongkok di perbatasan Hong Kong.

Data ekonomi penting hari ini yang dapat memicu volatilitas adalah data tenaga kerja Australia pukul 8:30 WIB, penjualan retail Inggris pukul 15:30 WIB, penjualan retail AS dan indeks manufaktur Philadelphia pukul 19:30 WIB dan produksi industri AS pukul 20:15 WIB.

Video Market Movers Hari Ini



Potensi Pergerakan

EMAS


Harga emas berpeluang bergerak lebih tinggi dalam jangka pendek seiring munculnya kekhawatiran akan potensi resesi ekonomi di AS setelah kejatuhan yield Treasury AS dan kekacauan politik di Hong Kong untuk menguji level resisten di $1521 - $1526. Harga emas berpotensi bergerak turun untuk menguji level support di $1513 - $1508 jika dollar AS menguat pada perilisan sejumlah data ekonomi AS.

MINYAK

Meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan EIA semalam dan kekhawatiran resesi akan mereduksi jumlah permintaan berpotensi akan memicu penurunan harga minyak dalam jangka pendek untuk membidik support di $54.40 - $53.90. Namun, jika pasar dapatkan katalis dari pelemahan dollar AS, harga minyak berpeluang bergerak naik untuk menguji level resisten di $55.20 - $55.70.

EURUSD

Outlook pelemahan dollar AS karena kejatuhan yield Treasury berpeluang menopang kenaikan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 1.1170 - 1.1220. Namun, jika pasar megkahwatirkan perlambatan ekonomi di kawasan Eropa akhir-akhri ini, EURUSD berpeluang untu bergerak turun untuk menguji level support di 1.1110 - 1.1060.

GBPUSD

Masih adanya kekhawatiran Brexit dan potensi resesi ekonomi Inggris yang tercermin dalam kejatuhan yield obligasi Inggris berpeluang mendorong penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2030 - 1.1980. GBPUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji level resisten di 1.2090 - 1.2140 jika data penjualan retail Inggris yang dijadwalkan pukul 15:30 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

USDJPY

Meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven seperti mata uang yen Jepang di tengah kekhawatiran akan resesi ekonomi global berpeluang mendorong penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level support di 105.60 - 105.20. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 106.20 - 106.60.

AUDUSD

Perilisan data tenaga kerja Australia yang optimis pagi ini berpeluang menopang kenaikan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6780 - 0.6830. Namun, jika sentimen hindar aset berisiko mendominasi pasar karena outlook resesi ekonomi berpeluang memicu penurunan AUDUSD untuk mengincar support di 0.6720 - 0.6670.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar

(Faisyal)

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search