Market Movers : Memburuknya Ketegangan di Timur Tengah Berpeluang Memicu Kenaikan Permintaan Aset Safe Haven

Market Movers : Memburuknya Ketegangan di Timur Tengah Berpeluang Memicu Kenaikan Permintaan Aset Safe Haven

Rabu, 08 Januari 2020 08:51:35 WIB
Memburuknya ketegangan di Timur Tengah pasca dihantamnya pangkalan udara Irak yang berisikan tentara Amerika Serikat oleh roket dari Iran berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Harga minyak juga berpotensi bergerak naik dalam menanggapi ketegangan terbaru di Timur Tengah yang dapat menganggu suplai minyak dari sana serta turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API) semalam. Fokus selanjutnya akan tertuju pada data cadangan minyak dari Energy Information Administration (EIA) pukul 22:30 WIB.

Video Market Movers Rabu, 8 Januari 2020



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik lagi dalam jangka pendek meskipun sudah menembus atas level psikologis 1600 karena konflik terbaru di Timur Tengah antara AS dengan Iran untuk menguji level resisten di $1610 - $1620. Namun, jika pasar melakukan profit taking pasca lonjakan harga, maka harga emas berpotensi turun untuk menguji level support di $1590 - $1580. Fokus akan tertuju ke data tenaga kerja AS versi ADP yang dirilis pukul 20:15 WIB.

MINYAK

Turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API serta ketegangan di Timur Tengah berpeluang menopang kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $66.00 - $66.50. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun, menguji support di $64.50 - $64.00 jika data cadangan minyak yang dirilis oleh EIA dirilis lebih rendah dari estimasi yang menunjukkan penurunan.

EURUSD

Sentimen hindar aset berisiko yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1120 - 1.1070. EURUSD berpeluang untuk bergerak naik menguji resisten di 1.1180 - 1.1230 jika data pesanan pabrik Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

GBPUSD

Outlook akan berkurangnya suku bunga acuan oleh Bank of England serta potensi terjadinya Hard Brexit berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support 1.3080 - 1.3030. Jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 1.3150 - 1.3200.

USDJPY

Meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven karena ketegangan di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk membidik support di 107.60 - 107.20. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 108.40 - 108.80.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji resisten di 0.6900 - 0.6940 karena optimisnya data persetujuan membangun Australia yang dirilis pagi ini. Namun, jika dominannya sentimen hindar aset berisiko, AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun, menargetkan support di 0.6820 - 0.6780.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search