Market Movers : Meredanya Ketegangan Antara AS-Iran Berpeluang Memicu Permintaan Aset Berisiko

Market Movers : Meredanya Ketegangan Antara AS-Iran Berpeluang Memicu Permintaan Aset Berisiko

Selasa, 07 Januari 2020 09:07:13 WIB
Meredanya ketegangan antara AS dengan Iran pasca adanya pernyataan dari pejabat Gedung Putih Kellyanne Conway yang mengatakan bahwa masih ada kemungkinan untuk AS negosiasikan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran berpotensi kembali memicu permintaan terhadap aset berisiko dalam jangka pendek.

Fokus lainnya pasar pada hari ini akan tertuju ke sejumlah data ekonomi penting seperti tingkat inflasi dan penjualan retail zona Euro yang dirilis pukul 17:00 WIB, data neraca perdagangan Kanada dan AS pukul 20:30 WIB serta data indeks non-manufaktur dan pesanan pabrik AS yang dijadwalkan pukul 22:00 WIB.

Video Market Movers Selasa, 7 Januari 2020


Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah meredanya tensi di Timur Tengah dibalik adanya pernyataan yang positif dari Gedung Putih untuk menguji level support di $1550 - $1540. Namun, jika Timur Tengah kembali bergejolak, harga emas berpeluang untuk bergerak naik kembali untuk menguji level resisten di $1565 - $1575.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek selama belum adanya berita terganggunya suplai di Timur Tengah dibalik ketegangan yang melibatkan AS, Iran dan Irak untuk menguji level support di $62.40 - $61.80. Jika harga bergerak naik, level resisten berada di $63.20 - $63.80.

EURUSD

Kembalinya minat pasar terhadap aset berisiko serta optimisnya data indeks jasa dari zona Euro yang dirilis kemarin berpeluang menopang kenaikan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 1.1230 - 1.1300. EURUSD berpotensi bergerak turun jika data inflasi dan penjualan retail zona Euro yang dirilis pukul 17:00 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi untuk menguji level support di 1.1160 - 1.1090.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek seiring pasar yang kembali melihat adanya harapan untuk soft Brexit menjelang pertemuan antara PM Johnson dengan Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen di London pada hari Rabu untuk menguji level resisten di 1.3200 - 1.3260. Jika bergerak turun, level support terlihat di 1.3140 - 1.3080.

USDJPY

Pesimisnya data basis moneter Jepang yang dirilis pesimis serta sentimen risk appetite berpeluang mendorong kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 108.80 - 109.30. Jika bergerak turun, level support terlihat di 108.00 - 107.50.

AUDUSD

Perilisan data lowongan pekerjaan Australia yang lebih buruk dari periode sebelumnya berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6900 - 0.6840. Namun, AUDUSD berpeluang bergeraknaik jika pasar mempertimbangkan outlook kesepakatan dagang AS-Tiongkok untuk menguji level resisten di 0.6980 - 0.7030.



Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search