Market Movers : Peluang Trading EURUSD Pada Data Indeks Manufaktur dan Jasa Zona Euro

Market Movers : Peluang Trading EURUSD Pada Data Indeks Manufaktur dan Jasa Zona Euro

Jum'at, 21 Februari 2020 09:03:46 WIB
Laporan data indeks manufaktur dan jasa dari berbagai negara ekonomi maju seperti Australia, Jepang, Perancis, Jerman, zona Euro, Inggris dan AS akan menjadi fokus pasar di hari terakhir perdagangan pekan ini di tengah masih munculnya kekhawatiran akan outlook perlambatan ekonomi yang dipicu oleh penyebaran virus Korona yang belum menunjukkan adanya progres hingga saat ini.

Sementara itu untuk aset safe haven emas berpeluang masih akan diminati oleh pasar di tengah outlook ketidakpastian ekonomi global karena disebabkan oleh meluasnya dan meningkatnya jumlah korban virus Korona secara global.

Video Market Movers, Jumat 21 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan



EMAS

Harga emas berpeluang lanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya dalam jangka pendek karena pasar yang terlihat cenderung memburu aset safe haven emas karena penyebaran virus Korona untuk menguji level resisten di $1626 - $1632. Namun, harga emas berpeluang terkoreksi, menguji level support di $1616 - $1610 jika perilisan data indeks manufaktur AS yang dirilis pukul 21:45 WIB memicu penguatan dolar dan indeks saham AS.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar mempertimbangkan outlook perlambatan permintaan yang disebabkan virus Korona untuk menguji level support di $53.10 - $52.50. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat berbalik naik jika aktivitas rig AS yang dilaporkan Baker Hughes pukul 01:00 WIB menunjukkan penurunan aktivitas. untuk menguji level resisten di $53.90 - $54.50.

EURUSD

Pandangan yang cenderung dovish dari notula rapat ECB kemarin serta outlook perlambatan ekonomi di zona Euro berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0760 - 1.0720. EURUSD berpeluang naik menguji level resisten di 1.0820 - 1.0860 jika data indeks manufaktur dan jasa dari sejumlah negara zona Euro mulai pukul 15:15 WIB - 16:00 WIB dan inflasi konsumen zona Euro pukul 17:00 WIB hasilnya dipandang optimis oleh pasar.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit dan menguatnya dollar AS untuk menguji level support di 1.2850 - 1.2800. GBPUSD berpeluang bergerak naik, membidik resisten di 1.2910 - 1.2960 jika data indeks manufaktur dan jasa Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen pesimisnya data manufaktur Jepang dan menguatnya dolar AS untuk menguji level resisten di 112.30 - 112.70. Namun, kenaikan berpeluang terbatas dan dapat berbalik turun jika pasar kembali memburu aset safe haven karena dampak virus Korona untuk menguji level support di 111.70 - 111.20.

AUDUSD

Perilsian data indeks manufaktur dan jasa Australia pagi ini yang pesimis serta outlook perlambatan ekonomi Tiongkok karena virus Korona berpeluang membebani AUDUSD untuk menguji level support di 0.6580 - 0.6540. Jika bergerak naik level resisten di 0.6650 - 0.6690


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.



(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search