Market Movers : Potensi Kenaikan Harga Emas di Tengah Outlook Perlambatan Ekonomi Global

Market Movers : Potensi Kenaikan Harga Emas di Tengah Outlook Perlambatan Ekonomi Global

Senin, 04 November 2019 09:11:00 WIB
Pesimisnya mayoritas data ekonomi AS pada akhir pekan lalu berpeluang menjadi katalis positif untuk aset safe haven seperti emas dimana itu memicu permintaan karena kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global.

Selanjutnya pada hari ini, pergerakan pasar akan dipengaruhi oleh data penjualan retail Australia pukul 7:30 WIB, indeks manufaktur Jerman pukul 15:55 WIBm indeks manufaktur zona Euro pukul 16:00 WIB, sentimen keyakinan investor zona Euro pukul 16:30 WIB, indeks konstruksi Inggris pukul 16:30 WIB, pesanan pabrik AS pukul 22:00 AS serta pidato ketua European Central Bank yang baru pukul 1:30 WIB/Selasa.

Video Market Movers hari Ini


Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global untuk menguji level resisten di $1518 - $1523. Harga emas berpotensi bergerak turun jika dolar AS menguat pada perilisan data pesanan pabrik AS pukul 22:00 WIB untuk menguji level support di $1508 - $1503.

MINYAK

Harga minyak berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar melakukan aksi profit taking pasca kenaikan tajam pada hari Jumat lalu di tengah outlook perlambatan ekonomi global untuk menguji level support di $55.90 - $55.50. Namun, harga minyak berpeluang naik jika ditopang sentimen pelemahan dolar AS untuk menguji level resisten di $56.60 - $57.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek di tengah sentimen pelemahan dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1200 - 1.1250. EURUSD berpeluang bergerak turun jika sejumlah data indeks manufaktur dari Jerman dan zona Euro dirilis pesimis untuk menguji level support di 1.1130 - 1.1080. Selanjutnya pasar akan menantikan pidato Presiden ECB yang baru yaitu mantan pemimpin IMF Christine Lagarde.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang menguat dalam jangka pendek dibalik outlook melemahnya dolar AS serta kondusifnya kondisi politik Inggris menjelang pemilu di bulan Desember nanti untuk menguji level resisten di 1.2980 - 1.3030. GBPUSD berpotensi untuk berbalik turun menguji support di 1.2900 - 1.2850 jika data indeks konstruksi Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih rendah dari estimasi.

USDJPY

USDJPY berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 107.90 - 107.40 di tengah sentimen melemahnya dolar AS dan meningkatnya permintaan aset safe haven karena outlook perlambatan ekonomi global. Jika bergerak naik, level resisten berada di 108.50 - 109.00.

AUDUSD

Perilisan data penjualan retail Australia yang pesimis pagi ini berpotensi akan menjadi beban untuk pergerakan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6880 - 0.6840. Namun, AUDUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 0.6950 - 0.6990 jika pasar mempertimbangan outlook pasar yang memperkirakan RBA kemungkinan tidak dalam tekanan untuk memangkas suku bunga pada bulan depan.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search