Market Movers : Potensi Penurunan AUDUSD Karena Dovishnya Notula RBA

Market Movers : Potensi Penurunan AUDUSD Karena Dovishnya Notula RBA

Selasa, 18 Februari 2020 09:24:36 WIB
Hasil yang dovish dari notula rapat Reserve Bank Australia pagi ini yang mengatakan bahwa mereka siap untuk melakukan pelonggaran moneter jika diperlukan berpotensi memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek. Namun, penurunan berpeluang terbatas mengingat langkah-langkah Tiongkok dalam mengatasi perlambatan ekonomi dengan pemberian stimulus serta rencana pengurangan pajak.

Sementara itu fokus lainnya hari ini akan tertuju ke perilisan data indeks indeks upah serta tenaga kerja Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB dan data sentimen ekonomi Jerman yang dirilis oleh ZEW pukul 17:00 WIB. Dimana mata uang Euro dan Poundsterling saat ini sedang dalam tekanan turun karena perlambatan ekonomi di masing-masing wilayah dan kekhawatiran akan no-deal Brexit.


Video Market Movers, Selasa 18 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $1580 - $1574 di tengah sentimen stimulus dari PBoC serta rencana pengurangan pajak oleh Tiongkok dalam rangka menopang ekonomi serta menurunkan jumlah korban virus Korona. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di $1590 - $1596.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $51.50 - $51.00 jika pasar kembali mempertimbangkan outlook penurunan permintaan minyak global serta tingginya cadangan AS. Namun, jika kembali menguatnya harapan Rusia akan mendukung Arab Saudi untuk memangkas produksi yang lebih besar maka harga minyak berpeluang naik menguji level resisten di $52.30 - $52.80.

EURUSD

Outlook perlambatan ekonomi di zona Euro dan Jerman seperti yang terlihat dari data GDP dan laporan Bundesbank berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0800 - 1.0750. EURUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.0870 - 1.0920 jika data sentimen ekonomi Jerman yang dirilis pukul 17:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.


GBPUSD

Kembali munculnya kekhawatiran akan no-deal Brexit setelah adanya pernyataan yang pesimis dari juru bicara PM Inggris berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2960 - 1.2900. GBPUSD berpeluang naik, menguji level resisten di 1.3050 - 1.3100 jika data indeks upah dan tenaga kerja Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

USDJPY

Outlook permintaan aset berisiko dibalik langkah pemerintah Tiongkok serta menurunnya jumlah korban virus Korona berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 110.10 - 110.50. Namun, jika pasar mempertimbangkan potensi ketegangan terbaru antara AS, Tiongkok dan Jerman yang terkait dengan Huawei, maka USDJPY berpeluang turun untuk menguji support di 109.60 - 109.20.

AUDUSD

Perilisan notula rapat RBA yang dovish pagi ini berpeluang menjadi pemicu turunnya AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6680 - 0.6640. Namun, jika dominannya sentimen stimulus dari Tiongkok, maka AUDUSD berpeluang naik untuk menguji level resisten di 0.6740 - 0.6780.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search