Market Movers : Potensi Volatilitas Harga Emas Karena Pidato Fed Powell Dan Progres Negosiasi AS-Tiongkok

Market Movers : Potensi Volatilitas Harga Emas Karena Pidato Fed Powell Dan Progres Negosiasi AS-Tiongkok

Selasa, 26 November 2019 08:56:35 WIB
Pernyataan Fed Powell pagi ini yang mengatakan bahwa suku bunga tidak akan naik dalam waktu dekat berpotensi menopang kenaikan harga emas jangka pendek. Namun, selama masih berlangsunya sentimen progres negosiasi dagang AS-Tiongkok, kenaikan harga emas berpotensi terbatas dan bahkan bisa bergerak turun seperti pergerakan akhir-akhir ini.

Sementara itu pergerakan AUDUSD berpeluang bergerak naik jangka pendek jika pasar mempertimbangkan pernyataan deputi Gubernur RBA Debelle yang cukup optimis di tengah perkembangan positif negosiasi AS-Tiongkok dengan trader selanjutnya akan memfokuskan perhatiannua ke pidato Gubernur RBA Phillip Lowe yang dijadwalkan pukul 16:05 WIB.

Data penting hari ini yang dapat memicu volatilitas harga yaitu Iklim konsumen Jerman yang dirilis oleh Gfk pukul 14:00 WIB, neraca perdagangan AS pukul 20:30 WIB, serta tingkat keyakinan konsumen dan penjualan rumah baru AS pukul 22:00 WIB.

Video Market Movers Pekan Ini




Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek seiring ketua Fed pagi ini yang sinyalkan suku bunga tidak mungkin naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $1458 - $1463. Namun, jika outlook progres negosiasi dagang AS-Tiongkok mendominasi pasar, maka harga emas berpotensi bergerak turun untuk menguji support di $1450 - $1445. Selanjutnya pasar akan menantikan perilisan data ekonomi AS seperti neraca perdagangan, keyakinan konsumen dan penjualan rumah baru untuk katalis lebih lanjut pergerakan harga emas.

MINYAK

Harga minyak berpeluang naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $58.30 - $58.80 di tengah sejumlah katalis positif untuk harga minyak seperti progres negosiasi dagang AS-Tiongkok, kerusuhan di Irak dan Iran, dan ekspektasi adanya perpanjangan pengurangan produksi oleh OPEC+. Jika bergerak turun, level support terlihat di $57.50 - $57.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS untuk menguji support di 1.0980 - 1.0940. Namun, EURUSD berpeluang untuk bergerak naik jka data iklim konsumen Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi untuk menguji level resisten di 1.1040 - 1.1080.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang masih akan lanjutkan tren penguatannya akhir-akhir ini selama masih berlangsungnya sentimen keunggulan partai Konservatif yang dipimpin oleh PM Boris Johnson dalam survei sementara menjelang pemilu Inggris bulan depan untuk menguji level resisten di 1.2940 - 1.3000. Jika bergerak turun, level support terlihat di 1.2860 - 1.2800.

USDJPY

USDJPY berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS dan meningkatnya permintaan aset berisiko untuk menguji level resisten di 109.30 - 109.70. Jika bergerak turun, level support terdekat terlihat di 108.70 - 108.30.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik jangka pendek di tengah pernyataan yang cukup optimis dari deputi Gubernur RBA Debelle dan progres negosiasi AS-Tiongkok untuk menguji level resisten di 0.6800 - 0.6840. Namun, AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun jika sentimen penguatan dolar mendominasi pasar dan Gubernur RBA Phillip Lowe dalam pidatonya pukul 16:05 WIB berikan pandangan yang dovish untuk menguji support di 0.6750 - 0.6710.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search