Market Movers : Potensi Volatilitas Poundsterling Menjelang Keluarnya Inggris Dari Uni Eropa

Market Movers : Potensi Volatilitas Poundsterling Menjelang Keluarnya Inggris Dari Uni Eropa

Jum'at, 31 Januari 2020 09:22:59 WIB
Permintaan terhadap aset berisiko berpeluang meningkat dalam jangka pendek dibalik pernyataan terbaru dari WHO yang meredakan kekhawatiran akan virus Korona dimana mereka memuji cara penanganan Tiongkok dalam menghadapi Wabah tersebut.

Fokus pasar lainnya pada hari ini akan tertuju kepada perkembangan Brexit menjelang detik-detik keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Selama pasar tidak mendapatkan perkembangan positif, maka poundsterling berpeluang turun.

Data ekonomi penting hari ini Manufacturing PMI China pukul 8:00 WIB, German Retail Sales pukul 14:00 WIB, Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB, Canada GDP pukul 20:00 WIB, US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.

Video Market Movers, Jumat 31 Januari 2020 :




Potensi Pergerakan

EMAS


Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah meredanya kekhawatiran akan virus Korona pasca pernyataan dari WHO untuk menguji level support di $1570 - $1564. Namun, harga emas berpeluang untuk bergerak naik kembali jika pasar dapatkan kabar meningkatnya jumlah korban virus Korona serta antisipasi menjelang Brexit untuk menguji level resisten di $1580 - $1586. Data penting hari ini akan tertuju ke US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.

MINYAK

Harga minyak berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen melemahnya dolar AS, serta meredanya kekhawatiran akan virus Korona untuk menguji level resisten di $53.30 - $54.00. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun jika pasar cemaskan penenatangan Rusia terhadap usulan Arab Saudi untuk memajukan pertemuan OPEC+ menjadi bulan Februari untuk menguji level support di $52.50 - 51.80. Fokus data hari ini ke laporan aktivitas rig AS pukul 01:00 WIB/Sabtu.

EURUSD

EURUSD berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen risk appetite dan melemahnya dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1060 - 1.1100. EURUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level suppot di 1.1000 - 1.0960 jika data German Retail Sales pukul 14:00 WIB dan Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB hasilnya dirilis lebih buruk dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3050 - 1.3000 pada outlook profit taking pasca kenaikan semalam di tengah sentimen ketidakpastian Brexit. Namun, jika pasar dapatkan perkembangan positif Brexit, GBPUSD berpeluang naik untuk menguji level resisten di 1.3130 - 1.3180.

USDJPY

USDPY berpeluang naik dalam jangka pendek karena sentimen minat aset berisiko serta pesimisnya data penjualan retail Jepang tadi pagi untuk menguji level resisten di 109.20 - 109.70. USDJPY berpotensi bergerak turun, menguji support di 108.60 - 108.10 jika pasar mendapatkan kabar pesimis terkait virus Korona dan Brexit.

AUDUSD

Perilisan data indeks manufaktur Tiongkok yang lebih rendah dari estimasi berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6680 - 0.6640. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak rebound menguji resisten di 0.6740 - 0.6780 jika dolar AS melemah serta naiknya harga komoditas.




Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search