Market Movers : Poundsterling Berpotensi Turun Karena Outlook Hard Brexit

Market Movers : Poundsterling Berpotensi Turun Karena Outlook Hard Brexit

Rabu, 18 Desember 2019 08:52:17 WIB
Poundsterling berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek seiring masih adanya kekhawatiran di kalangan trader untuk potensi terjadinya no-deal Brexit pada upaya Perdana Menteri Boris Johnson yang berusaha mencegah perpanjangan waktu kerja sama dengan Uni Eropa setelah Desember 2020. Fokus lainnya untuk trader poundsterling pada hari ini juga akan tertuju ke data inflasi konsumen Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB.

Mata uang lainnya yang mungkin akan mendapatkan volatilitas yang besar hari ini kemungkinan akan terjadi pada euro, dengan banyaknya katalis seperti data indeks harga produsen Jerman pukul 14:00 WIB, pidato presiden ECb Christine Lagarde pukul 15:30 WIB, data iklim bisnis Jerman pukul 16:00 WIB dan inflasi konsumen zona Euro pukul 17:00 WIB.

Video Market Movers Rabu



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi akan bergerak naik dalam jangka pendek karena sentimen ketidakpastian kesepakatan dagang AS-Tiongkok dan potensi no-deal Brexit akan memicu permintaan aset safe haven untuk menguji level resisten di $1480 - $1485. Jika bergerak turun, level support terlihat di $1470 - $1465.

MINYAK

Kenaikan cadangan minyak mentah AS yang datanya dilaporkan oleh American Petroleum Institute semalam berpotensi akan menjadi beban untuk pergerakan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level support di $60.10 - $59.60. Harga minyak berpotensi untuk bergerak naik, menguji resisten di $60.90 - $61.40 jika data cadangan minyak yang dirilis oleh Energy Information Administration pukul 22:30 WIB menunjukkan penurunan cadangan.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji support di 1.1120 - 1.1080 karena kekhawatiran hard Brexit, serta sentimen hindar aset berisiko. EURUSD berpeluang bergerak naik menguji resisten di 1.1180 - 1.1220 jika sejumlah data ekonomi dari Jerman dan zona Euro serta pidato presiden ECB bernada hawkish.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen kekhawatiran akan potensi hard Brexit untuk menguji level support di 1.3080 - 1.3030. GBPUSD berpeluang tertopang naik untuk menguji level resisten di 1.3160 - 1.3210 jika data inflasi konsumen Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

USDJPY

USDJPY berpeluang naik dalam jangka pendek karena pesimisnya data neraca perdagangan Jepang untuk menguji level resisten di 109.80 - 110.20. Namun, jika dominannya sentimen hindar aset berisiko dibalik ketidakpastian kesepakatan dagang AS-Tiongkok dan outlook hard Brexit maka USDJPY berpotensi untuk bergerak turun menguji support di 109.20 - 108.80.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang turun dalam jangka pendek karena outlook belum jelasnya kesepakatan dagang AS-Tiongkok untuk menguji level support di 0.6820 - 0.6780. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6880 - 0.6920.



Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search