Market Movers : Tercapainya Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok Berpotensi Memicu Permintaan Aset Berisiko

Market Movers : Tercapainya Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok Berpotensi Memicu Permintaan Aset Berisiko

Senin, 16 Desember 2019 09:37:49 WIB
Minat terhadap aset berisiko dan dolar AS berpeluang meningkat permintaanya seiring tercapainya kesepakatan dagang antara AS dengan Tiongkok untuk fase pertama yang diperkuat oleh pernyataan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer pada hari Minggu bahwa kesepakatan tersebut "telah tuntas sepenuhnya."

Data ekonomi penting yang perlu diperhatikan hari ini adalah data produksi industri dan investasi aset tetap Tiongkok pukul 9:00 WIB, data indeks manufaktur dan jasa dari Perancis pukul 15:15 WIB, Jerman pukul 15:30 zona Euro pukul 16:00 WIB, Inggris pukul 16:30 WIB, dan Amerika Serikat pukul 21:45 WIB sebelum ditutup hasil stress test Bank of England pukul 23:00 WIB.

Video Market Movers Pekan Ketiga



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen tercapainya kesepakatan dagang antara AS dengan Tiongkok untuk menguji level support di $1470 - $1465. Namun, harga emas berpeluang untuk bergerak naik jika data indeks manufaktur dari sejumlah negara maju dirilis pesimis pada hari ini untuk menguji level resisten di $1478 - $1483.

MINYAK

Kenaikan aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu berpotensi akan menjadi beban untuk pergerakan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level support di $59.40 - $59.00. Namun, jika dominannya sentimen tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok berpeluang menopang kenaikan harga minyak untuk menguji level resisten di $60.20 - $60.70.

EURUSD

Sentimen menguatnya dolar AS karena tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok berpeluang menjadi beban untuk pergerakan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.1100 - 1.1060. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.1150 - 1.1190. Hari ini pasar akan mencari katalis dari data indeks manufaktur dan jasa dari Perancis, Jerman dan zona Euro.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek pada outlook profit taking trader pasca lonjakan di hari Jumat lalu serta antisipasi pasar terhadap kebijakan partai Konservatif dalam menyikapi masalah Brexit untuk menguji level support di 1.3320 - 1.3270. GBPUSD berpeluang bergerak naik jika data indeks manufaktur dan jasa Inggris dirilis lebih tinggi dari estimasi untuk menguji level resisten di 1.3380 - 1.3430.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 109.70 - 110.20 karena indeks manufaktur Jepang yang masih di area kontraksi serta sentimen tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok. USDJPY berpotensi bergerak turun untuk menguji support di 109.10 - 108.60 jika data aktivitas industri Jepang yang dirilis pukul 11:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang turun dalam jangka pendek seiring pesimisnya data indeks manufaktur dan jasa Australia serta menguatnya dolar AS untuk menguji level support di 0.6840 - 0.6800. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak naik jika sentimen tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok mendominasi pasar untuk menguji level resisten di 0.6900 - 0.6940.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search