Market Movers: Aset Safe Haven Berpotensi jadi Incaran Ditengah Memanasnya Hubungan AS - Tiongkok.

Market Movers: Aset Safe Haven Berpotensi jadi Incaran Ditengah Memanasnya Hubungan AS - Tiongkok.

Kamis, 21 November 2019 09:18:28 WIB

Presiden AS, Donald Trump, memberikan sinyal negatif terkait kesepakatan dagang AS - Tiongkok, setelah Trump mengatakan Tiongkok mungkin tidak akan menyanggupi kesepakatan dagang yang ditawarkan AS. Trump memandang pengenaan tarif yang diminta pemangkasannya oleh Tiongkok adalah bukan hal besar bila produk tersebut adalah buatan AS. Tetapi menambahkan Akan menegosiasikan produk Apple untuk dibebaskan dari tarif import Tiongkok. Pernyataan Trump memicu kkhawatiran pasar terhadap hubungan kedua belah negara karena dipandang bernada arogan, ditambahkan langkah Majelis AS menyetujui RUU kemanusiaan dan demokrasi Hong Kong semalam. Hal yang sebelumnya sudah sangat dikecam pejabat Tiongkok karena dipandang melanggar kedaulatan negaranya.

Pengamat kesepakatan dagang AS - Tiongkok berpandangan bahwa penanda -tanganan akan tertunda hingga awal 2020 dan tarif impor baru AS yang berlaku di tanggal 15 Desember mendatang akan menjadi batu ganjalan lainnya untuk kesuksesan pembahasan kesepakatan dagang kedua negara tersebut, menambah kekhawatiran pasar dan mendukung aksi beli aset safe haven.

Fokus penggerak harga pasar hari ni adalah data Indeks Manufaktur versi Fed Philadelphia dan data penjualan rumah second AS yang berpotensi menggerakkan harga emas. Selain itu, Pembacaan Notula rapat ECB dan data tingkat Kepercayaan Konsumen Zona Euro juga berpeluang menggerakkan EURUSD.


Video Market Movers Pekan Ini




Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik menguji level resisten di $1479 - $1485 di tengah meningkatnya ketegangan hubungan AS - Tiongkok setelah komentar negatif Trump dan disetujuinya RUU kemanusiaan Hong Kong oleh Majelis AS. Level support pada kisaran $1465 - $1470.


MINYAK

Laporan cadangan minyak versi EIA sesuai ekspektasi meningkat hanya 1.4 juta barel semalam, menjadi penopang kenaikan harga minyak. Peluang pengautan masih berlanjut menguji level resisten $57.35 - $58.00. Sebaliknya bila imbas negatif posimisme kesepakatan dagang AS - Tiongkok berlanjut berpotensi menguji support $56.00 - $56.20.


EURUSD

Nantikan pembacaan notula rapat ECB sore nanti, EURUSD berpeluang naik didukung pelemahan dolar atas meningkatnya ketegangan hubungan AS - Tiongkok, berpotensi naik menguji resisten 1.1100 - 1.1120. Level support pada kisaran 1.1000 - 1.1045.


GBPUSD

Kembali naiknya pamor Boris Johnson dan dukungan partai Buruh Inggris berpeluang mendukung kenaikan GBPUSD mnguji resisten 1.2950 - 1.3000. Level support pada kisaran 1.2850 - 1.2885.


USDJPY

USDJPY berpotensi turun menguji support 108.00 - 108.20 di tengah aksi beli aset safe haven atas meningkatnya hubungan AS - Tiongkok. Level Resisten pada kisaran 108.80 - 109.00.


AUDUSD

Di tengah pesimisme kesepakatan dagang AS - Tiongkok, AUDUSD berpotensi turun mneguji support 0.6730 - 0.6780. Level resisten pada kisaran 0.6835 - 0.6875.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar


(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search