Market Movers: Dampak Pernyataan Bernanke Mulai Berkurang

Market Movers: Dampak Pernyataan Bernanke Mulai Berkurang

Jum'at, 12 Juli 2013 10:24:36 WIB

Monexnews - Dampak dari pernyataan Bernanke Kamis dinihari lalu mengenai ekonomi AS yang masih memerlukan kebijakan yang sangat akomodatif terhadap pelemahan dollar AS kelihatannya sudah berkurang. Namun demikian pernyataan dari Bernanke ini masih mendorong naik beberapa bursa saham dunia seperti Nikkei, Dow Jones, IHSG.

Data klaim tunjangan pengangguran AS semalam yang lebih buruk dari ekspektasi pasar masih mendukung pandangan masih diperlukannya pelonggaran moneter di AS. Ini mungkin bisa menahan penguatan dollar AS.

Pelemahan yen terhadap dollar AS agaknya tertahan dengan keputusan bank sentral Jepang kemarin yang tidak menambah

stimulus moneter dan masih mempertahankan stimulus sebesar 60-70 triliun yen setahun atau sekitar USD 700 miliar.

Sore hari, data produksi industri zona euro akan dirilis. Data ini diperkirakan mengalami penurunan sebesar 0,2% dibandingkan hasil sebelumnya yang mengalami kenaikan 0,4%. Bila data ini lebih buruk dari perkiraan, berpotensi memberikan tekanan turun bagi mata uang euro.

Malam hari, AS akan merilis data indeks harga produsen (PPI) yang diperkirakan akan mengalami kenaikan harga sebesar 0,5%, sama dengan hasil bulan sebelumnya. Kenaikan harga ditingkat produsen akan menyumbang kenaikan inflasi di AS. Bila data ini lebih bagus dari perkiraan, dollar AS bisa lebih kuat.

Selanjutnya akan dirilis data survei sentimen konsumen AS oleh Universitas Michigan. Data ini merupakan survei tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS. Data ini diperkirakan lebih bagus dari data sebelumnya. Bila hasilnya memang demikian, juga bisa memberikan support bagi penguatan dollar.

Dan jam 12 malam, pasar akan menantikan pernyataan dari James Bullard, salah satu anggota FOMC dan Presiden

Federal Reserve St. Louis. Selama ini, Bullard dikenal mendukung pelonggaran moneter dengan mengacu pada tingkat inflasi yang masih di bawah target dan menurutnya keputusan FOMC yang menjelaskan rencana tahapan pengurangan stimulus kurang tepat waktunya. Bila Bullard masih mendukung pelemahan moneter, dollar bisa kembali melemah.

(Ariston Tjendra)


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search