Market Movers: Data Ekonomi AS dan Eskalasi Perang Dagang Berpotensi Topang Harga Emas

Market Movers: Data Ekonomi AS dan Eskalasi Perang Dagang Berpotensi Topang Harga Emas

Jum'at, 31 Mei 2019 08:43:21 WIB

Pertumbuhan ekonomi AS yang melambat dilihat dari angka GDP yang dirilis semalam, melahirkan outlook bahwa probabilitas kenaikan suku bunga The Fed tahun ini semakin kecil. Bahkan semakin menguatkan bahwa The Fed cenderung akan memangkas tingkat suku bunganya. Hal ini menjadi katalis positif untuk harga emas.

Namun, eskalasi perang dagang yang dilakukan AS turut membuat permintaan safe haven meningkat dan semakin menambah sentimen penguatan harga emas. Setelah dengan China, kabar terbaru bahwa Presiden AS Donald Trump akan mulai menaikan tarif impor barang dari Meksiko sebesar 5% yang diberlakukan per tanggal 10 Juni nanti. Bahkan sebelumnya, Trump juga sempat mengatakan akan mengurangi defisit perdagangan dengan Jepang saat Trump berkunjung ke sana.

Hari ini penggerak harga emas selanjutnya ada dari rilis data Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 19.30 WIB serta indeks sentimen konsumen pukul 21.00 WIB.

Market Movers hari ini



Potensi Pergerakan

Emas
Di awal perdagangan hari ini, harga emas sudah terlihat bergerak naik dan menyentuh level resisten 1293. Jika mampu bergerak di atas level tersebut, harga emas punya peluang mengincar level 1297 - 1300. Support terdekat di 1284.

Minyak Mentah
Meski semalam Energy Information Administration (EIA) melaporkan adanya pengurangan suplai minayk di AS, namun angka pengurangannya lebih sedikit dibandingkan perkiraan. Hal tersebut membuat outlook bahwa produksi minyak di AS masih cenderung tinggi. Ditambah dengan sentimen eskalasi perang dagang yang membuat pasar kembali khawatir akan outlook perlambatan ekonomi global. Potensi pelemahan harga minyak mengincar area level 55.20 jika mampu konsisten bergerak di bawah 55.60. Resisten terdekat di 56.70.

EURUSD
Di tengah penantian kepastian kondisi politik di Zona Euro, hari ini rilis data pertumbuhan inflasi Jerman dapat menjadi perhatian. Diekspektasikan laju inflasi melambat di angka 0.3% di bawah sebelumnya 1.0%. Jika data ini kembali memperlihatkan outlook perlambatan ekonomi di Zona Euro, EURUSD berpotensi melemah. Level 1.1120 menjadi area support kuat, jika mampu menembus konsisten di bawah level tersebut, potensi turun selanjutnya ke 1.1095. Jika gagal menembus, potensi harga terkoreksi dengan resisten terdekat di 1.1165.

GBPUSD
Masih dalam tren turun, GBPUSD cenderung akan lanjut melemah di tengah belum ada katalis positif dari Inggris karena ketidakpastian Brexit yang terjadi. Level 1.2590 menjadi level support kuat dan jika mampu menembus konsisten level tersebut, potensi pelemahan selanjutnya mengincar area 1.2550. Resisten di level 1.2660.

USDJPY
Di tengah kondisi kekhawatiran eskalasi perang dagang AS terhadap negara-negara mitra dagangnya berpotensi menimbulkan sentimen risk aversion di pasar. Sehingga para pelaku pasar cenderung akan beralih ke safe haven yen. Potensi USDJPY turun jika mampu menembus konsisten 109.10, akan mengincar area level 109.00. REsisten terdekat di 109.75.

AUDUSD
Rilis data indeks aktivitas manufaktur China ternyata cenderung melambat dari ekspektasi. Ini masih menjadi perhatian karena kondisi kembali memanasnya hubungan antara AS dan China. Meski begitu, pergerakan AUDUSD nampaknya akan konsolidasi untuk menguji level 0.6900 sebelum punya punya peluang melemah lebih lanjut ke level 0.6885. Jika harga belum mampu menembus 0.6900, potensi harga naik dengan resisten terdekat di 0.6935.


(Dini Nurhadi Yasyi)


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search