MARKET MOVERS: Ditengah Memanasnya Hubungan AS - Tiongkok, Pasar Nantikan Notula Rapat FOMC Malam Nanti

MARKET MOVERS: Ditengah Memanasnya Hubungan AS - Tiongkok, Pasar Nantikan Notula Rapat FOMC Malam Nanti

Rabu, 20 November 2019 09:29:11 WIB

Hubungan AS - Tiongkok nampak makin memanas, meningkatkan kekhawatiran pasar atak gagalnya kesepakatan dagang AS - Tiongkok yang mendapat naga positif di akhir pekan lalu. Sinyal -sinyal bertentangan masih menjaga sentimen pasar pagi ini, dengan fokus utama pada pembacaan notula rapat FOMC jam 02:00 WIB esok hari.

Pada wawancara dengan stasiun TV AS, Sekertaris Perdagangan AS, Wilbur Ross, mengatakan optimisme perkembangan pembahasan kesepakatan dagang AS - Tiongkok. Tetapi setelahnya, pada pertemuan terpisah, Presiden AS, Donald Trump, memberikan pernyataan yang memicu pertentangan. Trump mengatakan pembahasan sudah berkembang baik, tetapi akan menaikan tarif lebih besar lagi bila pemerintah Tiongkokmenolak menyetujui kesepakatan yang diajukan olehnya. Diikuti Senat AS meloloskan RUU kemanusiaan Hong Kong semalam, yang di balas oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok pagi ini, meminta AS membatalkan pembahasan RUU kemanusiaan Hong Kong karena sudah melanggar kedaulatan Tiongkok. Menambahkan kekhawatiran kelancaran pembahasan kesepakatan dagang AS - Tiongkok yang sudah makin tertunda.

Fokus pasar menantikan proyeksi ekonomi AS dari notula rapat Federal Open Market Committee AS malam nanti, bila bernada hawkish berpeluang menekan harga emas turun. Pasar juga menantikan laporan cadangan minyak mentah AS versi EIA malam nanti, setelah harga minyak tertekan turun oleh kekhawatiran tingkat produksi yang masih tinggi, dan laporan cadangan minyak AS versi API yang meningkat.


Video Market Movers Pekan Ini




Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik menguji level resisten di $1479 - $1480 di tengah meingkatnya ketegangan hubungan dagang AS - Tiongkok. Level support pada kisaran $1460 - $1465.


MINYAK

Laporan cadangan persediaan API yang meningkat berpeluang menekan harga minyak turun menguji support $54.90 - $55.00. Bila laporan EIA menunjukan penyusutan, berpeluang mendukung kenaikan harga minyak menguji resisten $55.80 - $56.00.


EURUSD

EURUSD melemah di awal sesi hari ini setelah meingkatnya ketegangan AS - Tiongkok berpotensi menekan turun menguji support 1.1040 - 1.1060. Level resisten pada kisaran 1.1090 - 1.1120.


GBPUSD

Berbaliknya sentimen optimis kemenangan Johnson pada debat pemilu dan hasil pooling terbaru Inggris meningkatkan kekhawatiran pelaksanaan Brexit, GBPUSD berpotensi turun menguji support 1.2860 - 1.2890. Level resisten pada kisaran 1.3000.


USDJPY

Meningkatnya ketegangan AS - Tiongkok atas penolakan pemerintah Tiongkok terhadap upaya RUU kemanusiaan AS berpotensi menekan USDJPY turun menguji support 108.00 - 108.20. Level resisten pada kisaran 108.90 - 109.20.


AUDUSD

Di tengah pesimisme kesepakatan dagang AS - Tiongkok, AUDUSD berpotensi turunmneguji support 0.6760 - 0.6795. Level resisten pada kisaran 0.6850 - 0.6875.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar


(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search