Market Movers: FOMC Munculkan Ekspektasi Tapering Di Desember

Market Movers: FOMC Munculkan Ekspektasi Tapering Di Desember

Kamis, 31 Oktober 2013 11:14:04 WIB

Monexnews - Hasil keputusan rapat kebijakan moneter bank sentral AS seperti ekspektasi yang berkembang di pasar, tidak ada pengurangan stimulus / tapering. Fed masih menunggu bukti-bukti baru dengan penekanan pada perbaikan di sektor tenaga kerja dan inflasi yang mencapai target 2%. Pernyataan yang dikeluarkan kurang lebih hampir sama dengan pernyataan bulan September. Setelah pernyataan FOMC dirilis, dollar AS malah semakin menguat padahal No Tapering. Ternyata berkembang di pasar bahwa kemungkinan tapering dilakukan pada Bulan Desember tidak bisa diabaikan seperti analisa kebanyakan analis belakangan ini. Bank sentral AS masih akan terus memonitor data-data ekonomi AS yang akan dirilis dari November hingga Desember sebelum rapat kebijakan FOMC tanggal 17-18 Desember waktu Washington. Bank sentral AS masih mungkin melakukan tapering pertama pada bulan Desember. Pagi ini telah dirilis data ekonomi dari Australia yang berpengaruh bagi pergerakan dollar Australia. Data ijin membangun bangunan dan data harga impor Australia dirilis lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Data ini mendorong penguatan dollar Australia vs dollar AS pagi tadi. Siang ini bank sentral Jepang akan mengumumkan hasil rapat kebijakan moneternya yang kemungkinan tidak ada perubahan kebijakan, sama seperti rapat kebijakan terdahulu sehingga kemungkinan tidak terlalu berpengaruh pada pergerakan yen ataupun Nikkei.

Dari zona

euro, beberapa data ekonomi penting bisa mempengaruhi pergerakan nilai tukar euro seperti data penjualan ritel dan survei iklim konsumen Jerman, data indeks harga konsumen (CPI) dan tingkat pengangguran zona euro. Selain itu, ada survei dari Reuters yang bisa memberikan tekanan turun bagi nilai tukar euro yaitu survei ke para ekonom mengenai kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB). Kebanyakan ekonom memperkirakan ECB akan menyuntikan dana murah ke perbankan lewat fasilitas LTRO pada awal tahun depan untuk membantu pemulihan ekonomi zona euro. Para ekonom juga memperkirakan tingkat suku bunga pinjaman dan deposito akan tetap di level rendah hingga awal 2015.

Sementara dari AS akan dirilis data klaim tunjangan pengangguran mingguan dan data PMI indeks aktivitas bisnis kawasan Chicago. Fokus pasar akan ke data tenaga kerja dimana data klaim minggu ini diperkirakan sebesar 344 ribu lebih rendah dari klaim minggu lalu 350 ribu. Bila data klaim ini lebih rendah dari prediksi, dollar bisa menguat kembali.

(Ariston Tjendra)


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search