Market Movers: GDP dan Produksi Manufaktur Inggris di Tengah Dollar Kembali Menguat

Market Movers: GDP dan Produksi Manufaktur Inggris di Tengah Dollar Kembali Menguat

Senin, 10 September 2018 08:53:42 WIB

Dollar kembali mendapatkan momentum penguatannya setelah data non-farm payroll (NFP) dan rata-rata gaji dirilis lebih bagus dari estimasi. Meski angka pengangguran stagnan di angka 3,9%. Di tengah potensi kembali menguatnya dollar, data gross domestic product (GDP) Inggris hari ini berpotensi menggerakkan GBPUSD.

Jika dirilis lebih baik, maka poundsterling berpeluang mendapatkan kembali momentum penguatannya pasca outlook positifnya Brexit karena Jerman yang menarik beberapa tuntutannya. Informasi yang menyebutkan bahwa ketua negosiator Brexit dari Uni Eropa, Michel Barnier, akan berdiskusi kembali dengan Inggris terkait masalah perbatasan Irlandia. Jika kembali memberikan outlook positif, maka sterling berpeluang lanjutkan penguatannya.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas berpotensi kembali tertekan di tengah kembali menguatnya dollar. Selama tidak mampu menembus area resisten terdekat 1197-1198, pelemahan harga emas mengincar 1189.

Minyak Mentah
Melemahnya pasar ekuitas global menjadi sentimen pelemahan harga minyak seiring dengan menguatnya dollar. Pelemahan harga minyak berpotensi mengincar level 66.75 dengan resisten di area 69.15.

EURUSD
EURUSD berpotensi kembali terbebani oleh menguatnya dollar di tengah belum adanya katalis penggerak dari Zona Euro pada hari ini. Jika mampu menembus support terdekat di 1.1520, maka pelemahan EURUSD berpotensi mengincar level 1.1480. Resisten di level 1.1620.

GBPUSD
Potensi penguatan GBPUSD perlu konsisten bergerak di atas 1.2930. Jika mampu menembus level tersebut, maka penguatan selanjutkan mengincar level psikologis 1.3000. Support di level 1.2860.

USDJPY
Momentum menguatnya dollar yang berpotensi membawa USDJPY naik perlu menembus resisten terdekat di 111.15 sebelum mengincar 111.40. Peluang arah berbalik dengan support terdekat di 110.60. Selama bergerak di bawah 111.15, USDJPY cenderung turun.

AUDUSD
Berada di area level terendah sejak 2017, AUDUSD berpeluang untuk menguat karena aksi short covering investor. Ditambah juga data inflasi China yang dirilis lebih baik dari estimasi. Penguatan AUDUSD berpeluang menguji resisten terdekat di level 0.7130 sebelum mengincar 0.7150. Support terdekat di area level 0.7090.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar


Dini Nurhadi Yasyi


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search