Market Movers: Kebijakan The Fed dan Pertemuan Dagang AS-China Berpotensi Memicu Volatilitas

Market Movers: Kebijakan The Fed dan Pertemuan Dagang AS-China Berpotensi Memicu Volatilitas

Rabu, 30 Januari 2019 08:43:37 WIB

Dua momen penting dari Amerika Serikat (AS) hari ini berpotensi memicu volatilitas tinggi di pasar. Pertama, akan dimulai kembali negosiasi dagang antara AS-China. Pasar masih berharap positif bahwa pertemuan kali ini akan meredakan ketegangan hubungan di antara kedua negara. Pasalnya, dampak perang dagang lambat laun mulai terasa pada perlambatan ekonomi, khususnya China.

Kedua, pengumuman kebijakan moneter The Fed serta pandangan bank sentral mengenai perekonomian AS juga akan menjadi fokus pasar. Pasar berekspektasi bahwa ada kemungkinan The Fed belum akan memberikan outlook kenaikan suku bunga pada tahun ini. Mengingat juga adanya kekhawatiran mengenai perekonomian AS.

Market Movers Hari Ini



Emas
Jika benar The Fed bersikap dovish pada kali ini, harga emas berpeluang menguat mengincar area 1320 jika mampu konsisten bergerak di atas 1316. Support terdekat di level 1307 dengan support kuat di level psikologis 1300.

Minyak Mentah
Permasalahan di Venezuela tampaknya masih menjadi katalis penggerak harga minyak hari ini. Di tengah pembatasan ekspor dari Venezuela, peluang penguatan harga minyak mengincar 54.70 jika mampu menembus 53.90. Support di level 52.25.

EURUSD
EURUSD berpeluang tertopang naik jika dollar mendapat sentimen negatif dari kebijakan moneter The Fed. Peluang penguatan akan menguji resisten 1.1460 sebelum mengincar area 1.1480 - 1.1500. Support terdekat di level 1.1400.

GBPUSD
Kemarin parlemen menyetujui "plan B" Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk menghindari rencana "hard border" di Irlandia Utara, yang artinya ada outlook penundaan waktu Brexit. Namun, sentimen negatif datang setelah pihak Uni Eropa mengatakan bahwa tidak akan ada lagi negosiasi lagi tentang itu. Pelaku pasar yang kembali khawatir mengenai ketidakpastian Brexit membuat GBPUSD melemah tajam menjelang akhir perdagangan kemarin.

Selama bergerak di bawah 1.3080, isu Brexit masih berpotensi menekan GBPUSD ke level support 1.3030. Namun jika sentimen pelemahan dollar mendominasi katalis penggerak, tidak menutup kemungkinan GBPUSD berpeluang rebound mengincar resisten 1.3130.

USDJPY
Volatilitas yang terjadi di bursa saham turut membuat USDJPY juga bergerak dalam rentang terbatas. Meski begitu, outlook kebijakan dovish The Fed berpotensi turut menekan USDJPY pada hari ini. Konsisten bergerak di bawah 109.25, potensi turun USDJPY ke 108.65. Resisten terdekat di level 108.45.

AUDUSD
AUDUSD menguat tajam setelah data laju inflasi Australia tumbuh selama kuartal keempat. Sentimen positif ini berpeluang topang penguatan aussie lebih lanjut menguji level 0.7200 sebelum mengincar 0.7230. Support di level 0.7130.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

(Dini Nurhadi Yasyi)


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search