Market Movers: Neraca Perdagangan Bisa Support Dollar AS

Market Movers: Neraca Perdagangan Bisa Support Dollar AS

Selasa, 06 Agustus 2013 10:29:52 WIB

Monexnews - Data ISM sektor jasa AS yang lebih bagus dari prediksi, 56,0 vs 53,2 ternyata tidak bisa membuat dollar AS kembali menguat. Indeks dollar AS kemarin tercatat ditutup melemah tipis 0,1%. Tekanan terbesar dollar AS dialami terhadap yen Jepang yang merosot 0,68%. Tekanan terhadap dollar AS ini mungkin disebabkan oleh ketidakpastian mengenai pengurangan stimulus moneter AS.

Hari ini beberapa data penting menjadi market mover di pasar keuangan. Dari Australia, data

neraca perdagangannya mengalami surplus sebesar 602 juta dollar, namun surplus ini masih di bawah ekspektasi 800 juta dollar. Ini tentunya menjadi faktor pelemah dollar aussie. Sebentar lagi akan diumumkan suku bunga bank sentral Australia yang diprediksi masih tetap 2,75%. Pasar akan menyimak rilis pernyataan bank sentral yang menyertai pengumuman tersebut. Bila penekanan masih pada peluang untuk menurunkan suku bunga lagi, dollar aussie bisa tertekan di bawah 0.8900 kembali.

Sore hari, beberapa market mover dari kawasan Eropa seperti data produksi manufaktur Inggris, GDP Italia dan pesanan pabrik Jerman akan mewarnai pasar keuangan. Kemarin

sterling menguat kencang terhadap dollar AS setelah data PMI sektor jasanya meningkat jauh di atas prediksi pasa, 60,2 vs 57,2. Kali ini bila data produksinya bisa melebihi prediksi kembali, sterling bisa menguat lagi menuju level 1.54-an. Demikian pula kedua data dari zona euro akan mempengaruhi pergerakan EUR/USD sore ini.

Dan pada malam hari nanti, data neraca perdagangan AS bisa menjadi katalis pergerakan dollar AS. Defisit neraca perdagangan yang mengecil bisa mendukung penguatan dollar AS kembali dan sebaliknya. Pasar memproyeksikan terjadi defisit sebesar 43 milyar dollar AS atau lebih kecil dari defisit bulan sebelumnya yang sebesar 45 milyar dollar.

(Ariston Tjendra)


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search