Market Movers: Non-Farm Payrolls Mengecewakan, Tapering Kemungkinan Tahun Depan

Market Movers: Non-Farm Payrolls Mengecewakan, Tapering Kemungkinan Tahun Depan

Rabu, 23 Oktober 2013 10:27:54 WIB

Monexnews - Data yang banyak dinanti para investor, non-farm payrolls AS, dirilis lebih rendah dari prediksi sebelumnya. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan perekonomian AS menciptakan 148.000 lapangan kerja baru pada bulan September, lebih rendah dari prediksi sebesar 180.000 pekerjaan. Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 7,2% dari sebelumnya 7,3%. Data tersebut semakin menguatkan spekulasi Federal Reserve akan menunda pengurangan stimulus moneter sampai Maret 2014. Dampaknya dollar melemah terhadap mata uang utama, bursa saham AS kembali menguat, yang kemungkinan akan berimbas ke bursa saham global, dan emas kembali naik tajam.

Pagi tadi, Australia merilis data inflasi sebesar 1,2% lebih tinggi dari prediksi sebesar 0,8% yang dapat menopang penguatan aussie sepanjang hari. Namun perlu diwaspadai adanya aksi profit taking akibat nilai aussie yang terus menanjak dalam empat pekan terakhir.

Dari Inggris hari ini akan merilis data jumlah suara voting penentuan suku bunga dan program pembelian aset bank sentral Inggris yang bisa menjadi penggerak sterling. BoE diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga dan program pembelian aset yang kemungkinan akan menguatkan sterling terhadap dollar mengingat dollar masih dalam tekanan.

Sementara malam ini AS akan merilis data harga barang impor yang diperkirakan meningkat 0,3% dari sebelumnya, namun kemungkinan tidak akan memberikan dampak yang signifikan bagi dollar. Selain itu

EIA juga akan merilis data persedian minyak AS, setelah pada hari Senin lalu merilis data persediaan untuk pekan yang berakhir 11 Oktober melonjak sebesar 4 juta barel. Sementara hari ini persedian minyak AS untuk pekan yang berakhir 18 Oktober diperkirakan akan meningkat 2,7 juta barel. Jika data tersebut dirilis sesuai dengan prediksi atau lebih tinggi minyak kemungkinan akan kembali tertekan, setelah API merilis persedian minyak AS naik 3 juta barel untuk pekan lalu.

(Putu Agus)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search