Market Movers: Outlook Sanksi Iran dan Dampak Kebijakan Bank Sentral China Untuk Harga Minyak

Market Movers: Outlook Sanksi Iran dan Dampak Kebijakan Bank Sentral China Untuk Harga Minyak

Selasa, 09 Oktober 2018 08:56:21 WIB

Pada awal perdagangan pekan ini harga minyak mentah melemah setelah adanya laporan bahwa AS akan mempertimbangkan keringanan terkait sanksi Iran. Embargo yang dilakukan oleh AS ini pada awalnya berencana untuk tidak lagi membeli minyak dari Iran per tanggal 4 November mendatang.

Hal menarik lainnya datang dari kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral China. Kebijakan untuk menurunkan setoran giro wajib minimum (GWM) di bank diindikasikan sebagai upaya untuk menopang pertumbuhan ekonomi China. Ini juga dilihat sebagai bentuk kekhawatiran dari dampak perang dagangnya dengan AS.

Jika upaya tersebut berhasil menopang perekonomian China, maka dampaknya permintaan minyak akan meningkat. Belum lagi laporan bahwa India juga akan tetap membeli minyak dari Iran selama bulan November meski ada perubahan keringanan sanksi dari AS.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas melemah tajam kemarin hingga 1,23% di tengah sentimen masih menguatnya dollar dan tingginya yield treasury AS selama tujuh tahun. Penurunan tajam ini berpotensi memicu aksi short covering namun terbatas untuk menguji resisten 1194. Jika sentimen penguatan dollar berlanjut, pelemahan emas berpotensi mengincar area support 1185 - 1183.

Minyak Mentah
Jika sentimen dari keringanan sanksi Iran mendominasi pergerakan di tengah rencana peningkatan output dari Arab Saudi dan Iran, harga minyak berpotensi lanjutkan pelemahannya mengincar level 72.40. Resisten di 75.50.

EURUSD
Permasalahan pengajuan defisit anggaran dari Italia masih menjadi katalis negatif untuk EURUSD. Potensi penguatan dollar juga semakin menekan pasangan ini yang sedang berada di area level terendah tujuh pekan. Pelemahan lebih lanjut EURUSD mengincar area 1.1420 jika mampu menembus support 1.1450. Resisten terdekat di area level 1.1550.

GBPUSD
Minimnya katalis dari Inggris membuat investor masih beralih ke dollar AS. Jika optimisme akan kesepakatan Brexit kembali menjadi sentimen positif, maka GBPUSD masih berpeluang menguat terbatas mengincar area 1.3150 - 1.3160. Sebaliknya, jika sentimen penguatan dollar mendominasi, pelemahan GBPUSD mengincar level psikologis 1.3000.

USDJPY
Melemahnya pasar saham Asia telah mendorong investor beralih ke yen dan membuat USDJPY turun. Potensi penurunan USDJPY selanjutnya mengincar 112.30, jika mampu menembus ke bawah 112.80. Resisten di area 113.60.

AUDUSD
Data indeks keyakinan bisnis Australia dari NAB dirilis lebih baik dari sebelumnya berpotensi menopang penguatan AUDUSD menguji level 0.7100. Penguatan ini kemungkinan terbatas di tengah masih adanya sentimen negatif dari melemahnya mata uang yuan. Potensi pelemahan ke support terdekat 0.7045.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar

Dini Nurhadi Yasyi


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search