Market Movers: Pasca Menguat 1,5%, Emas Kini Berfokus ke Data Tenaga Kerja AS

Market Movers: Pasca Menguat 1,5%, Emas Kini Berfokus ke Data Tenaga Kerja AS

Jum'at, 02 November 2018 09:04:39 WIB
Emas menguat lebih dari 1,5% pada perdagangan Kamis kemarin, mengakhiri perdagangan di kisaran $1233 akibat anjloknya indeks dollar dari level teringgi 16 bulan. Penurunan indeks dollar tersebut terjadi akibat penguatan tajam GBPUSD dan EURUSD.

Baik GBP maupun EUR Kamis kemarin mendapat sentimen positif dari negosiasi Brexit, dimana Uni Eropa dikabarkan setuju memberikan akses sektor jasa finansial Inggris di Uni Eropa, setelah Inggris resmi keluar dari keanggotaan Uni Eropa pada Maret 2019.

Disisi lain, Bank Sentral Inggris (BoE) menambah sentimen positif bagi GBP setelah menyatakan suku bunga kemungkinan akan naik lebih cepat jika Inggris dan Uni Eropa telah sepakat dalam segala hal atau sering disebut soft Brexit.

Rilis data tenaga kerja AS (non-farm employment change, average hourly earnings, dan tingkat pengangguran) pukul 19:30 WIB akan menjadi fokus utama hari ini. Pergerakan dollar, emas, dan mata uang lainnya akan tergantung rilis data tersebut.

Potensi Pergerakan

Emas
Jika data tenaga kerja AS dirilis kurang bagus, emas berpeluang besar melanjutkan penguatan dengan target ke area $1248 dan support terdekat di kisaran $1228. Sementara jika data dirilis bagus, emas kemungkinan akan turun ke area $1220.

Minyak Mentah
Produksi di AS, OPEC, dan Rusia yang diperkirakan akan meningkat membuat aksi jual minyak mentah berlanjut pada hari Kamis hingga turun ke level terendah 7 bulan. Setelah menembus ke bawah level 64.35, tekanan turun semakin besar dan menargetkan area 62.20. Area 64.35 menjadi resisten.

EURUSD
Setelah naik lebih dari 100 pip pada Kamis kemarin, EURUSD berpeluang melanjutkan penguatan selama tidak menembus ke bawah support 1.1355, dengan target ke area 1.1460, terlebih jika data tenaga kerja AS dirilis mengecewakan.

GBPUSD
Pasangan mata uang ini melesat naik sekitar 270 pip Kamis kemarin, dan kenaikan berpotensi berlanjut selama tidak menembus ke bawah support 1.2930, dengan target ke area 1.3115.

USDJPY
USDJPY menjadi mata uang utama yang volatilitasnya tidak meningkat Kamis kemarin. Penembusan kembali ke bawah support 112.65 berpotensi membawa harga turun ke area 112.30. Namun jika data AS dirilis kurang bagus, penurunan kemungkinan akan lebih jauh ke area 112.05

AUDUSD
Data penjualan ritel Australia yang dirilis lebih rendah dari sebelumnya membuat AUDUSD berpeluang terkoreksi ke area support 0.7150. Meski demikian selama support tersebut tidak ditembus, atau selama bertahan di atas area tersebut AUDUSD masih memiliki potensi menguat ke area 0.7240.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar

(Putu Agus)



(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search