Market Movers: Rilis Data Neraca Perdagangan China di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang

Market Movers: Rilis Data Neraca Perdagangan China di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang

Jum'at, 12 Oktober 2018 08:56:57 WIB

Kekhawatiran perang dagang kembali menjadi highlight pasca International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi angka pertumbuhan ekonomi global tahun 2019, dari yang awalnya 3,9% menjadi 3,7%. Selain mengamati pengetatan moneter yang dilakukan oleh The Fed, perang dagang antara AS - China dinilai akan memberikan pengaruh.

Hari ini China akan merilis rilis data neraca perdagangan yang diestimasikan mengalami defisit. Mengingat pengaruh kebijakan kenaikan tarif impor dari AS untuk barang China senilai $200 milyar. Jika benar terjadi defisit, maka pasangan mata uang AUDUSD yang akan paling terkena dampak untuk melemah.

Potensi Pergerakan

Emas
Sejak bursa saham anjlok dengan tajam, emas tampaknya kembali menyandang status safe haven di tengah kekhawatiran proyeksi melambatnya perekonomian global. Harga emas berpeluang lanjutkan penguatan mengincar resisten 1229, terutama jika mampu menembus level 1226. Support terdekat di 1228.

Minyak Mentah
Setelah EIA melaporkan terjadi penambahan suplai minyak AS hingga 6 juta barel, harga minyak terus melemah di tengah potensi berkurangnya demand dari proyeksi perlambatan ekonomi global. Pelemahan harga minyak berpotensi berlanjut mengincar level 69.40 jika mampu menembus support 70.20. Resisten di area level 71.90 - 72.40.

EURUSD
Sentimen pelemahan dollar telah dimanfaatkan oleh investor sehingga menopang EURUSD, meski rilis notula rapat European Central Bank (ECB) kemarin menyebutkan belum akan mengubah kebijakan moneternya dalam waktu dekat. Jika sentimen pelemahan dollar berlanjut, EURUSD berpeluang lanjutkan penguatannya mengincar resisten 1.1650. Support di level 1.1545.

GBPUSD
GBPUSD berpeluang lanjutkan tren penguatannya di tengah masih adanya sikap optimis para investor terkait negosiasi Brexit yang hampir final. Penguatan selanjutnya mengincar 1.3280 jika mampu konsisten bergerak di atas 1.3260. Support di level 1.3180.

USDJPY
Tingginya minat aset safe haven yen menjadi faktor utama turunnya USDJPY selama enam hari beruntun. Anjloknya bursa saham global karena proyeksi perlambatan ekonomi global menjadi pemicu menguatnya mata uang yen. Jika katalis tersebut berlanjut, maka USDJPY masih dalam kecenderungan meneruskan tren penurunannya mengincar support 111.55 - 111.20. Resisten di level 112.70.

AUDUSD
AUDUSD nampaknya akan sangat terpengaruh jika data neraca perdagangan China mengalami defisit yang signifikan. Potensi pelemahan menguji support terdekat di 0.7080 sebelum mengincar 0.7060. Resisten terdekat 0.7150.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar


Dini Nurhadi Yasyi


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search