Market Movers: Tingkat Inflasi AS Dipertanyakan

Market Movers: Tingkat Inflasi AS Dipertanyakan

Kamis, 20 November 2014 10:12:50 WIB

Monexnews - Asumsi yang beragam menghampiri para pelaku pasar pasca dirilisnya minutes atau notulen rapat moneter Bank Sentral AS. Dalam notulen tersebut, muncul keresahan sebagian pejabat Fed mengenai resiko pelambatan kenaikan inflasi sehingga sempat mendorong pelemahan dollar AS. Namun Fed masih mengapresiasi perbaikan di pasar tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi AS. Selain itu, penurunan ekspektasi inflasi pada semester kedua tahun depan belum cukup untuk memperkecil ekspektasi kenaikan suku bunga AS tahun depan. Ini yang menyebabkan dollar AS kembali menguat.

Pagi ini telah dirilis data PMI Manufaktur China versi HSBC untuk bulan November yang hasilnya sedikit di bawah perkiraan pasar, 50,0 vs 50,3, tapi ini masih di area ekspansi. Penurunan angka HSBC ini sempat menekan indeks berjangka HangSeng pagi ini.

Sore ini dari pasar Eropa, serangkaian data PMI Manufaktur dan Sektor Jasa dari Zona Euro akan menjadi market mover penting untuk nilai tukar
euro. Euro berpotensi menguat kembali bila data-data ini dirilis lebih bagus dari proyeksi. Euro sepekan terakhir ini menguat karena didukung oleh data-data ekonominya yang cukup bagus seperti data GDP kuartal ke-3 dan data survei Sentimen Ekonomi.

Sementara, dari Inggris akan dirilis data Penjualan Ritel setelah data PMI Zona Euro. Penjualan Ritel untuk bulan Oktober ini diperkirakan naik 0,4% dibandingkan bulan sebelumnya. Prediksi ini cukup optimis yang menandakan permintaan kembali bertumbuh di Inggris setelah bulan sebelumnya mengalami penurunan. Kenaikan permintaan bisa menyumbang kenaikan inflasi sehingga berpeluang mendorong penguatan
poundsterling.

Malam hari dari AS akan dirilis data penting Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Oktober yang perkiraan bulanannya mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Data CPI ini juga merupakan salah satu indikator inflasi yang digunakan Fed. Bila hasilnya sesuai atau di bawah ekspektasi, dollar AS bisa melemah.

Beberapa data ekonomi AS lainnya yang cukup penting untuk pergerakan harga adalah data Penjualan Rumah Second dan Indeks Manufaktur dari Bank Sentral AS cabang Philadelphia.

Dari bursa saham AS akan dirilis laporan penghasilan atau earnings dari perusahaan Best Buy Company dan GAP yang masing-masing akan dirilis sebelum pasar saham AS dibuka dan sesudah pasar saham AS ditutup.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:
http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search