'Babak Baru Bullish Emas di 2013'

'Babak Baru Bullish Emas di 2013'

Rabu, 16 Januari 2013 14:23:03 WIB

Monexnews - Begitu banyak asumsi menaungi pergerakan harga emas di tahun 2013. Meskipun hanya menguat sebanyak 7% tahun lalu, sebagian besar perusahaan investasi dan pengamat masih yakin kalau logam mulia ini mampu mencetak rekor tinggi baru dalam beberapa bulan ke depan. Tidak terkecuali Danske Bank dan Credit Suisse, yang selama ini dikenal sebagai dua institusi paling ulung dalam urusan ramal-meramal harga emas. Sebagian besar analis emas dan logam mulia yang disurvei oleh Bloomberg masih memiliki proyeksi bullish terhadap pergerakan emas tahun ini. Hasil survei terhadap 26 analis menghasilkan proyeksi median bahwa harga mampu menembus rekor $1,997.50 per ons di akhir bulan Desember mendatang. Monexnews merangkum proyeksi harga emas di tahun 2013 dari beberapa analis perusahaan keuangan ternama dunia. 1. Danske Bank - Copenhagen, Denmark Christin Tuxen, analis perusahaan yang sukses meramalkan harga emas selama delapan kuartal berturut-turut ini, memperkirakan kisaran level rata-rata tahun 2013 di $1,720 per ons. Kemudian emas akan melemah ke sekitar $1,600 di tahun 2014. 2. Credit Suisse - London, Inggris Tom Kendall memprediksi harga emas berkisar di $1,740 dan $1,720 di tahun 2013 dan 2014. Sementara analis Jochen Hitzfeld yang berbasis di Muenchen, Jerman menetapkan level $1,700 dan $1,800 per ons sebagai target realistis. Patut dicatat bahwa harga emas sudah naik lebih dari enam kali lipat sejak periode bullish dimulai tahun 2001 silam. "Emas masih memiliki peran penting sebagai alat diversifikasi portofolio," ujar Kendall dalam prediksinya. Ia menambahkan bahwa hanya investor spekulan yang akan mengurangi kepemilikan tahun ini, sedangkan investor jangka panjang belum akan meninggalkan aset emas. Alasan utama di balik prediksi analis-analis Danske dan Credit Suisse mengacu pada minat beli bank sentral, yang membutuhkan logam mulia ini sebagai media hedging melawan risiko inflasi dan devaluasi mata uang. Sementara proyeksi harga untuk 2014 diturunkan karena pertumbuhan ekonomi membaik dan ancaman risiko berkurang saat itu sehingga minat investasi pada aset safe haven mulai surut. Adapun lembaga keuangan UniCredit menyebut iklim suku bunga rendah akan tetap menjaga daya tarik emas. 3. Morgan Stanley - Amerika Serikat Perusahaan layanan keuangan ini memangkas proyeksi harga untuk tahun 2013 dari $2,175 (estimasi Mei 2012) menjadi $1,853. Morgan Stanley tidak lagi terlalu bullish dalam menetapkan target harga karena mempertimbangkan kondisi ekonomi di beberapa negara maju. 4. JPMorgan Chase - Amerika Serikat JPMorgan Chase & Co mengakhiri rekomendasi 'hold' terhadap emas pada tanggal 4 Januari lalu, seraya menyarankan investor untuk kembali berburu emas saat harganya melemah ke $1,550. 5. Goldman Sachs - Amerika Serikat Goldman tidak menyebut berapa level rata-rata bagi pergerakan harga tahun ini namun optimis harganya bisa kembali mencapai titik puncak. Sedangkan untuk tahun 2014, level $1,750 diperkirakan dapat tertembus atau setara dengan kenaikan sekitar 3,9% dari kisaran harga saat ini. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search