Banjir Likuiditas IPO Bebani Prospek Pasar China

Banjir Likuiditas IPO Bebani Prospek Pasar China

Selasa, 22 April 2014 13:01:49 WIB

Monexnews -

Secara umum pasar Asia nampak lesu di perdagangan hari Selasa (22/4) seiring kalangan investor masih mencari katalis baru lantaran sentimen pasar masih dibayangi oleh faktor geopolitik dan kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

Masalah perlambatan China masih bersambung hingga minggu ini setelah pekan lalu data ekonomi China menunjukkan angka pertumbuhan

GDP kuartal I serta data new home sales muncul dengan mengecewakan. Sedangkan pekan ini kalangan investor akan dibuat pesimis kembali lantaran pada hari Rabu besok (23 April), institusi HSBC China akan merilis data manufaktur PMI yang diperkirakan kembali berkontraksi di bawah level teritori 50. Sementara kalangan investor hari ini terlihat waspada dan khawatir terhadap sederet perusahaan yang telah mencatatkan diri sebagai pendaftar baru di bursa. Setidaknya sebanyak 19 IPO baru (initial public offering) sudah terdaftar di website China Securities Regulatory Commission pada hari Senin. Jumlah tersebut merupakan tambahan dari 28 perusahaan yang telah meluncurkan rencana pendaftaran di akhir pekan. Pengumuman tersebut membuat investor kini cemas dengan prospek arus likuiditas di pasar yang bisa menimbulkan gejolak, sehingga memicu indeks utama Shanghai kini bergerak di teritori negatif. Hingga sesi siang, indeks utama Shanghai komposit tercatat melemah (-0.63%) atau (-13.06) poin pada ksiaran 2052.76.

Alhasil, kombinasi antara kecemasan perlambatan ekonomi, banjir IPO saham serta faktor geopolitik, diperkirakan bakal mendorong sikap para investor cenderung konservatif dalam melakukan perdagangan sepanjang pekan ini. (dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search