Dollar Potensial Fluktuatif Di tengah Krisis Ukraina

Dollar Potensial Fluktuatif Di tengah Krisis Ukraina

Senin, 03 Maret 2014 21:52:37 WIB

Monexnews -

Price action di pasar valas dan komoditas hari ini merupakan contoh nyata bagaimana situasi politik dapat mempengaruhi arus modal di nilai tukar ketimbang data ekonomi.

Laporan ekonomi hari ini tampak tidak terlalu berpengaruh seiring dengan tensi ketegangan geopolitik Ukraina yang sedang ter-eskalasi. Tidak diragukan lagi bahwa posisi Ukraina sangat penting bagi Russia, karena Ukraina merupakan salah satu eksportir Jagung dan gandum terbesar dunia, jika pasokan pangan tersebut terganggu maka harga komoditas dapat meroket.

Russia juga menyediakan supply dari minyak Eropa, dimana setengahnya dikirimkan melalui jalur pipa yang melewati Ukraina dan jika konflik tersebut memicu shock supply energi, maka harga minyak dapat meroket.

Meskipun sanksi embargo kemungkinan akan menjadi konsekuensi yang harus dihadapi oleh Russia, namun aksi militer Russia mungkin tidak akan terbendung. Berdasarkan memorandum Budapest yang ditanda tangani di tahun 1994, Ukraina setuju akan menyerahkan seluruh senjata nuklir nya untuk mendapatkan jaminan keamanan dari

AS dan Inggris jika integritas territorial mereka terancam, maka jika terdapat sinyal potensi aksi militer dari negara Barat lebih lanjut, sentimen risk aversion di pasar forex kemungkinan akan meningkat khususnya jika terjadi konflik perang yang melibatkan negara kuat dunia seperti AS dan Russia.

Tanpa adanya kekacauan di Ukraina, minggu ini seharusnya dipenuhi jadwal rilis event ekonomi yang penting antara lain pengumuman kebijakan moneter dari

RBA, BoC, ECB dan BoE, rilis indeks PMI inggris dan Australia dan laporan nonfarm payrolls AS. Selain itu di China juga akan mengadakan rapat tahunaan selama 9 hari yang akan menyetujui beberapa undang-undang, kebijakan dan anggaran. Bagi para investor rapat tahunan China ini dapat memberikan petunjuk target pertumbuhan pemerintah yang akan diumumkan oleh PM Li Keqiang di hari Rabu.

Sebagai valuta safe haven,

Dollar kemungkinan akan bergerak liar pekan ini, meningkatnya ketegangan Ukraina dapat mendongkrak permintaan terhadap Dollar dan menekan EURUSD, namun jika tercapai solusi diplomatis antara Ukraina, negara Barat dan Russia, maka para investor kemungkinan akan mendorong pairing EURUSD tersebut ke level tertinggi tahunan baru. Sementara untuk data nonfarm payrolls, angka dibawah 110,000 kemungkinan dapat memicu reaksi negatif para pelaku pasar.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search