Moody's: Penurunan Harga Minyak Tidak Menguntungkan Ekonomi Global

Moody's: Penurunan Harga Minyak Tidak Menguntungkan Ekonomi Global

Rabu, 11 Februari 2015 15:57:21 WIB

Monexnews - Penurunan harga minyak diprediksi akan menguntungkan pelaku ekonomi terutama yang berbisnis di negara-negara industri. Sebagai komponen pengeluaran utama, baik bagi perusahaan maupun negara, harga minyak yang lebih murah diyakini lebih bermanfaat bagi banyak pihak ketimbang saat harganya menguat. Namun agensi rating kredit Moody's memiliki pandangan berbeda tentang korelasi harga minyak dengan pertumbuhan ekonomi. Menurut Moody's, tren harga minyak yang rendah tidak akan membawa keuntungan ekonomis terhadap pertumbuhan global dalam dua tahun ke depan. Masalahnya, kawasan semacam zona Euro, China, Jepang dan Rusia diprediksi menjadi pihak yang dirugikan dan hanya Amerika Serikat dan India yang akan melaba dari dinamika pasar minyak mentah. Harga minyak yang murah akan mendorong belanja konsumen dan perusahaan di Amerika setidaknya sampai 2016. Moody's memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi negara itu mencapai level 3,2% di 2015 dan 2,8% setahun kemudian. Sementara untuk keseluruhan negara G-20, pertumbuhannya tidak akan mencapai 3% untuk dua tahun mendatang. Proyeksi itu diambil dengan mengacu pada asumsi harga minyak di level $55 per barel dan $65 per barel di 2016. Fluktuasi harga kemungkinan tidak terjadi terlalu sering karena faktor suplply-demand yang lebih mudah diterka. Moody's juga memprediksi pertumbuhan ekonomi zona Euro tidak akan sampai 1% di 2015 dan hanya mencapai 1,3% tahun depan. Adapun GDP China diyakini hanya naik tidak sampai 7% tahun ini sebelum akhirnya menyusut jadi hanya 6,5% di akhir 2016. Kedua wilayah belum akan menemukan momentum bisnis dan manufakturnya untuk jangka pendek sehingga penurunan harga minyak tidak akan bisa dinikmati secara optimal. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search