Outlook Indonesia Masih Cerah Namun Dibawah Potensi

Outlook Indonesia Masih Cerah Namun Dibawah Potensi

Jum'at, 29 Maret 2013 20:07:55 WIB

Monexnews -

Ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan telah menekan pertumbuhan GDP secara nominal, sehingga mengancam pertumbuhan riil dibawah 6 persen kecuali jika laju ekspor berhasil rebound di 2013 ini.

Konsumsi swasta masih akan terhambat oleh kondisi kredit yang diperketat dan kenaikan inflasi harga pangan. Aktivitas investasi masih cukup pesat namun tidak memberikan topangan yang besar. Di lain sisi, inflasi harga konsumen akan terakselerasi akibat kenaikan harga pangan dan kenaikan upah minimum pegawai meski inflasi inti masih terjaga dibawah 5%.

Dinamika makro

ekonomi Indonesia tersebut akan berimbas pada melesetnya target capex pemerintah, karena subsidi telah melampaui jauh diatas anggaran seperti yang terjadi di tahun lalu. Kebijakan pemerintah kemungkinan akan sulit menopang sentimen sampai setidaknya pemilu parlemen tahun 2014 mendatang, karena usai pemilu pemerintah yang baru terpilih akan lebih leluasa secara politik untuk mengambil langkah reformasi.

Kebijakan moneter diperkirakan akan stabil tahun ini, meskipun ada sedikit resiko untuk condong hawkish, karena inflasi harga konsumen mungkin akan melonjak.

Imbasnya terhadap

Rupiah (USDIDR) akan menyebabkan range-bound trading sepanjang 2013, karena tidak ada perubahan utama pada rezim subsidi pemerintah. Bank sentral masih akan menjaga volatitas dan mencegah pergerakan yang terlampau tajam melalui intervensi market. Namun Indonesia masih lebih menarik jadi sasaran hot money dibanding India saat ini, namun outlook Rupiah masih condong netral secara valuasi selain itu masih ada kekhawatiran resiko makro.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search