Pidato Bernanke, Minutes FOMC & Imbasnya Terhadap Volatilitas Pasar

Pidato Bernanke, Minutes FOMC & Imbasnya Terhadap Volatilitas Pasar

Rabu, 10 Juli 2013 16:50:08 WIB

Monexnews -

Bursa saham global rebound sementara indeks Wall Street telah menghapus pelemahan akibat panik jual paska FOMC Meeting 3 minggu lalu. Kondisi ini mencerminkan bahwa para pelaku pasar secara gradual merasa nyaman dengan rencana reduksi stimulus QE yang dilakukan secara bertahap

Penarikan stimulus sepenuhnya akan berjalan dengan pelan, sehingga potensi lonjakan yield obligasi AS tenor 10-tahun yang masih berkutat di kisaran 2.5% belum dipertimbangkan sebagai ancaman utama pada ekonomi secara keseluruhan. Meski yield tenor 10-tahun AS berpeluang munju ke level normal nya 4-5%, namun normalisasi kebijakan

The Fed juga belum akan terjadi sampai setidaknya tahun 2015.

Melihat price action pada berbagai instrumen derivative memang menunjukkan adanya divergensi atau perbedaan volatilitas pasar obligasi dengan mata uang pasar negara berkembang, dan indeks saham regional. Fakta ini menunjukkan bahwa masih terjadi penyesuaian harga terhadap potensi reduksi QE di bulan September.

Secara keseluruhan aspek reduksi stimulus masih sepenuhnya bergantung pada data, jika data ekonomi secara mengejutkan masih lemah maka The Fed kemungkinan membatalkan rencana tapering QE di bulan September. Oleh sebab itu fokus para investor akan tertuju pada minutes FOMC dan komentar ketua The Fed Ben Bernanke untuk mencari detail parameter apa saja yang akan dipakai bank sentral sebagian acuan penarikan QE dan panduan Zero Interest Rate Policy (ZIRP).

The Fed sebelumnya juga telah mengindikasikan bahwa penjualan aset sebagai tahap selanjutnya dari penghentian stimulus baru akan dilakukan setelah terjadi kenaikan suku bunga, oleh sebab itu diskusi Bernanke mengenai penjualan aset akan sangat prematur pada fase ini. Jika Bernanke berhasil mengklarifikasikan parameter acuan penghentian QE dan ZIRP kemungkinan volatilitas baru akan mereda, sehingga sell off berbagai aset berisiko akhir-akhir ini dapat terkonfirmasi sebagai koreksi yang sehat, sebelum melanjutkan uptrend.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search