Preview Minutes FOMC & Imbasnya Terhadap Dollar AS

Preview Minutes FOMC & Imbasnya Terhadap Dollar AS

Rabu, 21 Agustus 2013 19:50:22 WIB

Monexnews -

Minutes FOMC kali ini kemungkinan masih menimbulkan ketidakpastian lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed sehingga terdapat resiko sentimen yang masih berlanjut negatif untuk yield obligasi AS yang terus menanjak dan menimbulkan ketakutan pada pasar emerging markets.

Mata uang emerging markets terutama yang paling rentan terhadap potensi perubahan siklus kebijakan moneter AS ini, pasar obligasi Eropa juga terimbas dimana yield obligasi Italia dan Spanyol masing-masing terkerek naik ke 4.35% dan 4.50%.

Sementara terdapat resiko kenaikan yield US 10y Treasury hingga ke kisaran 2.50% - 3.00% sampai akhir tahun dengan beberapa alasan perbaikan outlook makro dan kenaikan inflasi dari 1.1% di bulan April lalu ke kisaran 2%. Kenaikan yield tersebut masih sejalan dengan bias kenaikan ekspektasi inflasi sehingga berdampak positif untuk berbagai komoditas dan menyebabkan mata uang

Dollar AS naik terbatas.

Beberapa skenario yang mungkin terjadi pada

minutes FOMC hari ini antara lain, jika The Fed menggarishbawahi progress pertumbuhan ekonomi dan mendiskusikan pengurangan pembelian obligasi maka hal ini dapat menjadi sentimen bullish untuk US Dollar. Namun sebaliknya jika The Fed lebih berhati-hati dan memberikan sinyal penundaan langkah tapering, maka justru hal ini menyebabkan pelemahan Dollar AS. Skenario ketiga yang cukup berbahaya adalah jika pandangan The Fed cukup terbagi-bagi dan minim detail sehingga menambah ketidakpastian rencana moneter hal ini bisa berimbas pada pelemahan Dollar AS yang lebih tajam.

Melihat perkembangan rilis data ekonomi yang cukup mengecewakan masih ada potensi skenario kedua dan ketiga yang lebih mungkin terjadi, meskipun tidak tertutup peluang tapering di bulan September ketimbang di bulan Desember, namun data-data di bulan Juli mungkin terlalu premature bagi FOMC untuk memberikan komitmen langkah selanjutnya. Selanjutnya pejabat The Fed mungkin masih menunggu bagaimana progress data payrolls dan retail sales dalam dua bulan mendatang sebelum mengambil keputusan yang lebih solid.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search