Trend Penguatan USDJPY Akan Berlangsung Lama

Trend Penguatan USDJPY Akan Berlangsung Lama

Jum'at, 10 Mei 2013 21:18:10 WIB

Monexnews -

Setelah beberapa minggu terkonsolidasi akhirnya pairing USDJPY melanjutkan reli, akibat para investor mulai menyadari bahwa Federal Reserve merupakan satu-satunya bank sentral saat ini yang mempertimbangkan penghentian stimulus di tengah kebijakan stimulus yang baru akan dijalankan oleh bank sentral lainnya untuk mendongkrak perekonomian.

Oleh sebab itu tidaklah mengejutkan terjadinya reli USDJPY, apalagi di bulan April, bank sentral

Jepang mengumumkan stimulus yang agresif untuk perekonomiannya sebesar $1.4 trilyun dalam jangka waktu 2 tahun kedepan untuk mendongkrak inflasi ke target 2%.

Katalis positif lainnya terhadap penguatan USDJPY adalah kenaikan yield

obligasi AS, serta tercapainya new highs di indeks Nikkei Jepang serta aksi pembelian obligasi asing oleh investor Jepang.

Berdasarkan data mingguan dari Kementrian Keuangan Jepang, para investor Jepang akhirnya menjadi net buy obligasi asing setelah sebelumnya net sell dalam 6 minggu berturut-turut. Jika trend net sell obligasi asing olleh investor Jepang ini berlanjut maka masih ada potensi penguatan USDJPY lebih lanjut.

Jika kita perhatikan pada periode 2007 dan 2011, pairing USDJPY anjlok sekitar 40% dengan sedikit koreksi minor yang bersifat sementara dalam penurunannya. Sebelumnya pada periode 2005 dan 2007, pairing USDJPY menanjak 20%, dan kondisi pergerakan serupa juga pernah terjadi pada 2002 dan 2005. Maka mengacu pada karakteristik Nikkei ini, terdapat peluang trend penguatan USDJPY akan berlangsung lebih lama.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search